JAKARTA, RADAR24NEWS.COM-Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan fakta mencengangkan: sekitar Rp150 triliun devisa negara bocor setiap tahun karena masyarakat Indonesia lebih memilih berobat ke luar negeri. Untuk mengatasi hal ini, Erick membawa solusi konkret dengan memperluas pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan ke berbagai wilayah di Indonesia.
Langkah ini dinilai menjadi game changer dalam sistem layanan kesehatan nasional, sekaligus menjawab tantangan besar soal kemandirian sektor medis dan pariwisata kesehatan.
KEK Kesehatan: Strategi Serius Hadapi “Medical Tourism”
Berbicara usai peresmian KEK Kesehatan Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di Denpasar, Erick menjelaskan bahwa inisiatif ini bukan hanya proyek infrastruktur semata, tapi bagian dari strategi besar pemerintah menjawab tantangan era globalisasi layanan kesehatan.
“Presiden Prabowo telah memberi arahan yang sangat jelas. Negara harus hadir dan jadi pelopor dalam menjamin kesehatan rakyat. KEK Kesehatan adalah jawabannya,” ujar Erick di Jakarta, Kamis (26/6/2025).
Saat ini, sekitar 2 juta warga Indonesia tercatat rutin bepergian ke luar negeri setiap tahun demi layanan medis. Negara-negara tujuan favorit: Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Baca Juga: Skandal Kredit Fiktif Terkuak! Kejari Tangsel Tetapkan 3 Tersangka dari Bank BUMN di BSD
BUMN Dilibatkan Total: Sinergi Bio Farma, Kimia Farma, hingga IHC
Kementerian BUMN akan mengerahkan kekuatan penuh melalui sinergi BUMN kesehatan, seperti Bio Farma, Kimia Farma, Indofarma, serta holding rumah sakit BUMN di bawah Pertamina Bina Medika (IHC).
Fokus utamanya adalah:
- Peningkatan layanan berstandar internasional
- Riset dan inovasi medis
- Akses luas terhadap layanan unggulan dalam negeri
“Model KEK Kesehatan akan direplikasi di berbagai daerah. Kita butuh BUMN sebagai motor penggerak sektor kesehatan nasional,” papar Erick.
Target Besar: Investasi Triliunan & Serapan Puluhan Ribu Tenaga Kerja
Dengan KEK Kesehatan, pemerintah menargetkan:
- Investasi triliunan rupiah
- Penyerapan puluhan ribu tenaga kerja
- Peningkatan kualitas layanan dalam negeri
- Efisiensi anggaran negara
Tak hanya solusi kesehatan, KEK juga diharapkan mendorong pariwisata medis dan pemerataan ekonomi daerah.
KEK Kesehatan = Harapan Baru Layanan Medis Nasional
Dengan skema KEK Kesehatan, Indonesia tengah menciptakan ekosistem layanan medis terpadu dan berkelas internasional. Strategi ini diharapkan mampu menekan angka “medical tourism” dan membuka era baru kedaulatan kesehatan nasional.


































