Miris, Rumah Warga Miskin di Sukadiri Nyaris Ambruk

  • Whatsapp
Kondisi rumah milik Ramin (50), warga miskin di Kampung Pekayon RT 002 RW 001, Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang nyaris ambruk. (foto ade maulana/radar24news.com)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Rumah milik Ramin alias Bang Penyu (50), warga miskin di Kampung Pekayon RT 002 RW 001, Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang nyaris ambruk. Sehingga harus disangga menggunakan bambu.

Pantuan radar24news.com, kondisi rumah Rasmin itu sangat memprihatikan, meski dingding terbuat dari tembok, namun lantai masih beralaskan tanah. Sementara itu, ada empat bambu untuk menahan bangunan atap rumah agar tidak ambruk.

Bacaan Lainnya

Rasmin mengatakan, sudah 40 tahun tinggal sendiri di rumah tidak layak huni itu, karena kedua orang tuanya sudah meninggal.

“Sudah 40 tahun tinggal disini sendirian. Kedua orang tua sudah meninggal,” kata Rasmin kepada wartawan radar24news.com saat ditemui dirumahnya, Rabu (28/10/2020).

Rasmin mengaku, sedih dan takut menempati rumah tidak layak huni, namun hidup dibawa tekanan eknomi membuatnya tidak berdaya.

“Risih ya, sedih ya, habis bagimana untuk membangun tidak punya biaya,” kata pria yang berprofesi tukang cukur rambut ini.

Baca juga: Kepala BPKAD dan Dewan Bungkam Ditanya Kantor PT Sharindo Matratama?

Saat terjadi hujan dan angin besar, Ramin memilih keluar rumah untuk mengungsi ke rumah tentanga. Hal itu terpaksa dipilih lantaran khwatir rumahnya ambruk tiba-tiba.

“Kalau musim hujan dan angin kencang, saya keluar. Ke rumah tetangga, takut rubuh tiba-tiba,” katanya.

Menurutnya, selama ini belum pernah mendapatkan bantuan rehab rumah dari pemerintah. Meskipun beberapa kali didata. Selain itu, Rasmin juga mengaku tidak penah mendaptkan bantuan baik itu Program Keluraga Harapan (PKH), program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) terdampak Covid-19.

“Belum pernah (dapat bantuan_red), kalau didata ya, tapi sampai sekarang belum mendapatkan bantaun apa-apa,” ungkapnya.

Rasmin menambahkan, sudah beberapa kali mengajukan bantuan dari pemerintah, namun tidak pernah mendapatkannya. Oleh karena itu, Rasmin berharap, pemerintah bisa membantu untuk memperbaiki rumahnya.

“Ya harapannya semoga pemerintah bisa membantu merehab rumah, biar tidak semunya minimal atasnya aja. Atasnya kan sudah parah,” harapnya. (ade maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *