LSM AGP Nilai Plotting E-Warong di Rangkasbitung Tak Transparan

  • Whatsapp
Ketua LSM AGP Marpausi.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Abdi Gema Perak (LSM AGP) Marpausi menilai, plotting atau penentuan Warung Elektronik (E-Warong) di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak tidak transparan. Padahal, penunjukan E-Warung itu harus terbuka ke publik karena sebagai tempat penarikan atau pembelian bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos).

“Jadi, penunjukan E-Warung itu dibuka saja ke publik. Jangan nanti menimbulkan kecurigaan,” kata Marpausi, Kamis (19/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Marpausi, pihaknya sudah mengirim surat kepada pihak Kecamatan Rangkasbitung untuk minta difasilitasi beraudensi dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK). Namun, hingga saat ini tidak pernah direspon. Padahal, pihaknya hanya ingin mengetahui apakah penunjukan E-Warong itu sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Intinya, yang akan kita pertanyakan itu adalah, apakah E- Warong di wilayah Kecamatan Rangkasbitung ini sudah sesuai dengan aturan yang belaku. Kami khawatir ada E-Warong dadakan. Dan itu harus ada keterbukaan pada publik tapi surat kami tidak pernah direspon pihak kecamatan untuk beraudensi dengan TKSK,” imbuhnya.

Baca juga: Nama-nama Beralamat Fiktif Klaim Miliki Tanah di Pantura, Siapa Inisial W?

Dengan tidak diresponnya surat tersebut oleh pihak kecamatan, Marpausi berencana akan menggelar unjukras di kantor Kecamatan Rangkasbitung.

“Jika pihak Kecamatan Rangkasbitung tidak segera merespon suart itu, langkah kami akan menggelar unjuk rasa di Kantor Kecamatan Rangkasbitung,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, radar24news.com masih berusaha konfirmasi kepada Camat Rangkasbitung, Yadi Basari Gunawan. Namun pesan singkat yang dikirim belum direspon. (aji/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *