Lindas Mobil Patroli Polisi di Tol Tamer, Sopir Truk Ditetapkan Tersangka

  • Whatsapp
Eki Faujian (21), sopir truk sedang diminta keterangan polisi. (istimewa)

KOTA SERANG, RADAR24NEWS.COM-Eki Faujian (21), sopir truk yang melindas mobil patroli Polisi Jalan Raya (PJR) sudah ditetapkan tersangka. Warga Kelurahan Maleber, Kecamatan Karang Tengah, Kota Cianjur, Jawa Barat itu sempat kabur setelah menabrak dan melindas mobil patrol PJR di jalan Tol Tangerang-Meraj (Tamer) pada Minggu (1/11/2020) lalu.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Rudi Purnomo mengatakan, sopir truk bernomor polisi (Nopol) B 9507 PYW yang menabrak mobil patrol dan 3 mobil lainnya meyerahkan diri dan sudah ditetapkan tersangka. Menurutnya, sopir mobil truk itu menyerahkan diri setelah polisi menghubungi PT Catur Manunggal STC sebagai pemilik mobil truk tersebut.

Bacaan Lainnya

“Setelah kami menghubung pemilik kendara, sopir truk yang menabrak mobil patroli dan 3 mobil lainnya di Tol Tangerang-Merak, sudah menyerahkan diri dan sudah ditetapkan tersangka,” kata Rudi kepada wartawan, Kamis (5/11/2020).

Baca juga: Tahun 2021, APBD Kabupaten Tangerang Diusulkan Rp 5,34 Triliun

Sopir truk itu melarikan diri karena takut diamuk massa. Saat itu, sopir truk itu lari menumpang mobil truk yang dikendarai temannya yang saat itu kebetulan lintas di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Jadi berdasarkan pengakuannya, pelaku kabur karena takut diamuk massa. Kabur menumpang truk yang dikendarai temannya kebetulan melintas di TKP,” ujarnya.

Sementara itu, sopir truk Eki Faujian membenarkan, ia kabur setelah menabrak 4 mobil di Tangerang-Merak karena takut diamuk massa. Menurut Eki, kondisi fisiknya saat itu sangat lelah karena kurang tidur. Akibatnya tidak bisa mengendalikan kendaraannya.

“Saya memohon maaf kepada korban,” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, Kecelakaan Lalu Lintas kembali terjadi. Kali ini kecelakaan melibatkan mobil dum truk, mobil polisi jalan raya (PJR) dan mobil suzuki ertiga di Jalan Tol Tangerang-Merak, tepatnya Kelurahan Pipitan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Minggu (1/11/2020). Akibat kecalakan itu enam orang terluka. (agus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *