Lima Cara Cepat ‘Move On’ dari Mantan, Diantaranya Tak Berharap

  • Whatsapp
Lima Cara Cepat ‘Move On’ dari Mantan, Dianataranya Tak Berharap
Ilustrasi: Lima Cara Cepat ‘Move On’ dari Mantan

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Baru kehilangan pacar tercinta? Kemungkinan susah untuk Anda melupakannya dalam kurun waktu yang cepat. Bayang-bayang mengenai si mantan juga pada akhirnya dapat menghancurkan rutinitas Anda setiap hari.

Tetapi, coba cara-cara ini untuk mengubah sedikit pemikiran Anda dari sang bekas.

Bacaan Lainnya

  1. Konsentrasi ke pekerjaan

Saat bekas pacar mulai mengusik pemikiran Anda, alihkan perhatian ke pekerjaan. Konsentrasi dari sesuatu yang sedang Anda lakukan dan kerjakan secara optimal. Jika belum lupa dengan si mantan, karena itu coba lebih aktivitas Anda. Makin repot, karena itu makin pemikiran Anda teralihkan.

  1. Pergi dengan sahabat

Pergi bersama teman dekat dapat membuat Anda lebih semangat dan cerah dibanding pikirkan bekas terus-terusan. Anda dapat ajak ia belanja atau lakukan suatu hal bersama untuk menyibukkan diri. Tidak ada kelirunya mengontak rekan-rekan yang lain yang telah lama tidak Anda jumpai. Coba untuk terbuka dengan lingkaran persahabatan baru, siapa tahu dengan mendapati rekan baru, Anda makin lebih gampang lupakan bekas.

  1. Salurkan hoby

Ini sebagai langkah yang cukup baik dilaksanakan supaya tidak mengingat lagi semua mengenai bekas. Tentukan salah satunya hoby yang telah lama tidak dilaksanakan dan kemungkinan karena sang bekas Anda tidak dapat lakukan hoby itu. Sekarang sesudah Anda tidak lagi dengannya, Anda juga punyai banyak waktu senggang untuk lakukan yang Anda gemari.

4.Tidak mengharap ia kembali

Beberapa wanita yang baru putus cinta masih menginginkan bekasnya. Keinginan tidak berbuntut itu akan mengusik pemikiran Anda. Oleh karenanya, seharusnya stop mengharap jika ia akan kembali. Ingat, ada banyak pria di luaran sana yang lebih bagus dari ia. Coba buang keinginan itu dan percaya jika Anda dapat hidup tanpa dia.

  1. Ikhlas

Wanita yang sakit hati kadang lebih senang mengikuti emosi dibanding pemikiran sendiri. Ini cuman akan mengusik pemikiran Anda. Coba usaha tulus dengan yang terjadi. Bila ia sakiti Anda, jauhi untuk lakukan balas sakit hati. Satu saat ia akan menyesal karena sudah sia-siakan Anda. Dengan usaha terima realita, Anda dapat jadi lebih tenang dan makin dewasa. (ron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.