Lapor Pak Kapolres Lebak, Judi Togel Marak di Pasar Rangkasbitung

Lapor Pak Kapolres Lebak, Judi Togel Marak di Pasar Rangkasbitung
Pengepul judi togel di Pasar Rangkasbitung sedang sibuk menerima pemasang.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Perjudian toto gelap (Togel) alias kupon putih di Pasar Rangkasbitung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak ternyata masih marak. Aktivitas judi tebak angka yang lumayan vulgar ini menjadi buah bibir dan perbincangan di kalangan warga.

Kecemasan dan keresahan masyarakat membuncah, tidak hanya menghipnotis orang dewasa, jenis judi yang mengiming-imingi hadiah besar berupa uang ini juga mulai merambah dan meracuni anak di bawah umur. Keuntungan yang menggiurkan dengan modal yang seadanya, membuat orang-orang terlena dan berlomba-lomba masuk dalam lingkaran haram tersebut.

Bacaan Lainnya

“Gak percaya?, datang ke Pasar Rangkasbitung. Terang-terangan kok (judi togel_red),” ungkap Herna, warga Kampung Kaum, Kecamatan Rangkasbitung kepada radar24news.com, Rabu (16/3/2022).

Menurutnya, peredaran judi togel di Pasar Rangkasbitung yang sudah terang-terangan itu membuat kepala rumah tangga malas untuk bekerja. Mereka lebih betah membahas togel dari pagi hingga sore hari.

“Meresahkan banget, terutama ibu-ibu karena banyak kepala keluarga jadi males bekerja. Mereka lebih asik membahas judi togel,” terangnya.

Berdasarkan informasi dari Herna ini, radar24news.com langsung melakukan penelusuran di Pasar Rangkasbitung. Benar saja di sebuah warung kecil tak jauh dari rel kereta api, aktivitas pemasangan dilakukan secara terang-terangan. Nampak seorang ibu yang tengah sibu melayani pemasangan togel. Taka da rasa takut terpancar dari muka wajah ibu tersebut.

“Saya hanya mengumpulkan uang dari pemasang saja, ketika sudah selesai ada lagi yang mengambil uang setoran,” ungkap perempuan pengempul judi togel ini.

Perempuan yang menagku berinisial N ini mengaku bahwa dia tidak pernah bertemu langsung dengan bos judi togel. Sebab, ia hanya memberikan uang pemasangan judi kepada seseorang yang datang ke lokasi tersebut. Biasanya, seseorang yang mengambil uang datang pada sore hari.

“Saya secara pribadi tak pernah ketemu lansung sama bos-nya. Hanya kasih setoran kepada seseorang selesai,” ucapnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.