Lahan Relokasi Korban Banjir di Lebak Tunggu Pemerintah Pusat

  • Whatsapp
Lahan Relokasi Korban Banjir di Lebak Tunggu Pemerintah Pusat
Asda I Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Warga terdampak bencana banjir bandang dan longsor awal tahun 2020 hingga saat ini masih tinggal di Hunian Sementara (Huntara). Sebab, relokasi tanah tersebut masih menunggu proses dari Pemerintah Pusat melalui Kementrian koordinator bidang maritim dan investasi.

“Untuk relokasi, proses pengajuannya sudah di provinsi untuk dilanjutkan ke BNPB. Adapun persoalan lahan relokasi, sedang berproses di kementerian koordinator bidang maritim dan investasi,” kata Asisten daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak, Alkadri kepada radar24news.com melalui pesan whatsappnya, Jumat, (22/1/2021).

Bacaan Lainnya

Baca juga: Kabupaten Lebak Ditetapkan Siaga Bencana Selama 60 Hari

Kata Alkadri, bantuan untuk korban bencana banjir bandang tersebut ada dua. Yakni, bantuan untuk Dana Tunggu Hunian (DTH) atau relokasi, dan bantuan stimulan.

“Untuk DTH, sudah dibagikan ke 536 dari 647 penerima bantuan. Dan untuk 111 lagi minggu ini, karena bertahap dibagikannya. Bantuan tersebut nilainya Rp 3 juta rupiah per orang,” jelasnya.

Sedangkan, lanjut Alkadri, untuk bantuan setimulan perbaikan rumah, itu tinggal menunggu verifikasi dari BNPB.

“Kami usahakan untuk relokasi lewat hibah rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana BNPB, bisa diselesaikan tahun ini,” katanya.

Untuk diketahui, Bencana banjir bandang dan longsor awal tahun 2020 tersebut, mengakibatkan ribuan rumah dan sarana pendidikan rusak berat, serta puluhan jembatan putus bahkan menelan korban jiwa. Bencana banjir bandang akibat luapan air sungai dan longsor diduga akibat tambang tersebut, menerjang sejumlah Kecamatan di wilayah Kabupaten Lebak. Diantaranya, Kecamatan Lebak Gedong, Cipanas, Sajira, Maja, Cimarga dan Curugbitung. (aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.