Kumala Minta Kejari Lebak Usut Proyek Jalan di Desa Citeras

  • Whatsapp
Bendera Merah Putih berkibar di Jalan Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Keluarga Mahasiswa (Kumala) Lebak Perwakilan Rangkasbitung meminta Kejaksaan Negri (Kejari) Lebak segera mengusut proyek jalan di Kampung Bahbul, Kecamatan Rangkabitung, Kabupaten Lebak. Diketahui proyek tersebut menelan anggaran hingga Rp 1,6 miliar, yang diduga tidak dituntaskan.

“Saya sangat miris melihat kondisi jalan yang rusak di Kampung Bahbul itu. Bahkan melihat pemberitaan di beberapa media, banyak yang celaka akibat jalannya rusak dan licin. Tentu saya bertanya, mengapa jalan itu tidak dibangun sampai tuntas. Padahal jarak yang harus di bangun adalah 5,6 km. Tapi hanya dibangun sekitar 2 km?. Untuk itu kami minta Kejari Lebak segera turun dan periksa pekerjaan proyek tersebut, ” kata Ketua Kumala PW Rangkasbitung, Eza Yayang Firdaus, Jum’at (30/10/2020).

Bacaan Lainnya

Menurut Eza, proyek pembangunan jalan yang di anggarkan tahun 2018 tersebut, seharusnya sudah rampung menyeluruh. Tentu melihat kondisi seperti itu, sangat wajar bila warga Kampung Bahbul kecewa dan ingin pemerintah segera membangunnya kembali.

“Kondisi Lebak saat ini sedang dilanda bencana Covid -19. Dan itu sangat berdampak pada roda perekonomian masyarakat. Melihat jalan yang rusak seperti itu, tentu kami merasa miris, dan kecewa. Mengapa pemerintah terkesan membiarkan hak warga di kebiri oleh pelaksana proyek tersebut,” tegasnya.

Untuk itu, Eza meminta pihak Aparat Penegak Hukum (APH) Lebak turun langsung, dan segera memeriksa proyek pembangunan jalan di Kampung Bahbul tersebut.

“Kami minta pihak terkait segera periksa dugaan ketidak beresan proyek jalan tersebut. Dan meminta pemerintah mendorong, agar pengusaha yang mengerjakan proyek tersebut bertanggung jawab,” katanya.

Baca juga: Proyek Jalan Diduga Tak Tuntas, Warga Citeras Lebak Tabur Ikan

Sementara, Aepul, seorang warga Desa Citeras mengaku, heran dengan abainya Dinas PUPR Lebak, yang kala itu tidak menindak oknum rekanan yang terbukti tidak menuntaskan pembangunan jalan tersebut.

“Jika tak salah, waktu itu Kadisnya Wawan, ada apa dan siapa CV Putra Jaya Lestari itu. Semestinya, siapapun dia, hendaknya dinas tidak tebang pilih dalam bertindak, jika cukup bukti rekanan bermasalah dalam pekerjaannya,ya tindak lah. Ini kan bukan dana pribadi, tapi uang pajak rakyat yang digunakan untuk kepentingan pembangunan, yang hasil akhirnya untuk kepentingan rakyat kembali,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berusaha konfirmasi ke Kepala DPUPR Kabupaten Lebak dan CV Putra Jaya Lestari. Beberapa kali didatangi ke kantor DPUPR dalam kondisi kosong.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Kampung Bahbul, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Taburkan ikan ditengah jalan. Kamis, (29/10/2020). (aji/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *