Kinerja Dirut PDAM Dinilai Tak Maksimal, DPRD Lebak Minta Dievaluasi

  • Whatsapp
Dua anggota DPRD Kabupaten Lebak saat diwawancara wartawan.

KABUPATEN LEBAK,RADAR24NEWS.COM-Kinerja Direktur PDAM Tirta Multatuli oya Masri dinilai tak maksimal dalam menyediakan air bersih. untuk itu, Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kabupaten Lebak meminta Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengevaluasi kinerja Direktur PDAM Tirta Multatuli tersebut.

“Saya minta Bupati agar supaya mengevaluasi kinerja Dirut PDAM Tirta Multatuli (Oya Masri_red). Karena kinerjanya tidak maksimal melakukan pengelolaan PDAM dan melayani pelanggan,” kata Anggota DPRD Lebak dari Dapil 1 Lebak Eko Prihandiono kepada wartawan di ruang Fraksi Partai Gerindra, Jumat (17/4/2020).

Eko menilai kinerja PDAM tidak maksimal dalam penyediaan air bersih. Sebab, pelayanan air bersih sering tersendat dengan alasan sama yaitu mesin pompanya rusak.

“Harus nya PDAM menyiapkan tengki air dan banyak pompa air untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Namun PDAM sendiri tidak ada upaya untuk melaksanakan seperti itu, adapun mereka memberikan tangki air kepada masyarakat itu hanya sedikit satu tengki itu ya selama perbaikan aja sepertinya cuma sekali,” ungkapnya.

Eko menegaskan, Fraksi Gerindra akan terus mendorong agar ada perbaikan pelayanan PDAM.

“Harapan fraksi Gerindra kalau memang Dirut PDAM seperti ini ya saya minta evaluasi kepada bupati agar supaya mengevaluasi kinerja daripada Dirut PDAM,” tegasnya.

Baca juga: Dana Kunker DPRD Lebak Rp 2,5 Miliar Digeser untuk Corona

Anggota Fraksi Partai Gerindra lainnya M Agil Zulfikar menuturkan, Fraksi Gerindra akan menahan penyertaan modal PDAM senilai Rp 15 miliar.

“Kita akan menahan pernyataan modal, karena kami menganggap ada kesalahan dalam memenej keuangan perusahaan. Kita akan meminta bupati menahan dulu agar jangan dicairkan, kalaupun mau mau dicairkan harus lewat pansus agar bisa dipertanggungjawabkan uang sumber dari APBD kita minta pak Oya kaalu memang tak sanggup mundur saja daripada masyarakat yang dikorbankan,” tukasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berusaha untuk minta tanggapan dari Dirut PDAM Tirta Multatuli Oya Masri terkait. Namun saat kantor PDAM Tirta Multatuli Oya tidak ada dikantornya. (yud/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *