Ketua Dewan Sebut PPKM Darurat Belum Efektif di Kota Tangerang

Ketua Dewan Sebut PPKM Darurat Belum Efektif di Kota Tangerang
Kondisi Stadion Benteng, Kota Tangerang sepi. Sebab, selama PPKM darurat stadion ditutup sementara. (foto imron/radar24news.com)

KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo menilai, kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat di Kota Tangerang belum berjalan efektif. Pasalnya, kasus penularan Covid-19 terus meningkat drastis.

“Perlu diakui, PPKM darurat belum 100 persen berjalan masimal untuk menekan penularan virus corona, tapi kebijakan PPKM darurat diberlakukan sebagai upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” kata Gatot, Minggu (18/7/2021).

Bacaan Lainnya

Terkait lampu Penerang Jalan Umum (PJU) yang dimatikan di sejumlah ruas jala di Kota Tangerang, Gatot mengaku, sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub). Hasilnya, upaya itu diambil untuk memaksimalkan PPKM darurat seperti mencegah kerumunan massa pada malam hari.

“Terkait itu (pemadaman PJU), saya sudah bertanya ke kepala Dishub. Katanya itu sebagai upaya memaksimalkan PPKM darurat,” imbuhnya.

Baca juga: Tempat Tidur Ruang Rumah Sakit Pasien Covid di Kota Tangerang Turun

Gatot menambahkan, jika kebijakan pemadaman PJU berdampak negatif. Pihaknya meminta agar Dishub Kota Tangerang melakukan kajian. Namun demikian, pihaknya belum mendapatkan laporan hal negatif dalam kebijakan tersebut.

“Jika memang terdampak dampak dari kebijakan tersebut, tentu Dishub Kota Tangerang harus mengkaji ulang. Tapi berdasarkan penjelasn Dishub, justru kebijakan itu untuk menekan mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Walikota Tangerang menyebutkan, kasus penularan Covid-19 di Kota Tangerang belum turun sepajang PPKM darurat. Namun demikian, angka kesembuhan pasien Covid-19 meningkat. Hal tersebut dilihat dari angka keterisian tempat tidur di rumah sakit yang menurun. (mg-agis/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.