Keren! Dodol Rumput Laut Sukadiri Tangerang Tembus Pasar Modern

  • Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Produk dodol rumput laut barokah si kembar di Kampung Pulo Nyamuk RT 03 RW 06, Desa Pekayon, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang semakin berkembang pesat ditengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Produk industry rumahan milik Komarudin ini tidak hanya laris di pasar lokal. Namun kini sudah tembus pasar modern hingga mancanegara. Tidak pelak, nama dodol rumput laut barokah si kembar kian terkenal dan menjadi ikon home industry di Tangerang Utara, Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Anak pemilik Dodol Rumput Laut Barokah Si Kembar, Fajar menjelaskan, awalnya orang tua membuat dodol rumput laut untuk dikonsumsi sendiri dan juga disajikan saat lebaran. Namun berjalannya waktu, punya niat untuk dipasarkan.

“Kita serius untuk memasarkan dodol rumput laut tahun 2009. Ya lumayan lah, kita sudah berani tembus pasar,” Jelas Fajar kepada radar24news.com saat ditemui dirumahnya, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Mendadak ke Bandara Soetta, Menhub Cek Kelayakan Pesawat

Keberanian dan niat untuk memasarkan dodol rumput laut direspons positif pasar, sehingga bisa menembus pasar modern. Saat itu, lanjut Fajar, pihaknya bekerjasama dengan PT Ramayana Sentosa. Namun terhenti karena PT Ramayana Sentoso terjadi gunjangan.

“Saat ini, kita kerjasama dengan PT Mitra Bangkit Sejahtera. Jadi kita produksi, mereka yang distributorkan,” tuturnya.

Fajar mengaku, tidak sulit mendapatkan bahan baku untuk memproduksi dodol rumput. Sebab, Kecamatan Sukadiri wilayah pesisir pantai.

“Alahmdulillah, kita tidak kesulitan bahan bakunya. Kita memberdayakan petani rumput laut lokal,” ujarnya.

Fajar menambahkan, kondisi pandemi Covid-19 tidak mempengaruhi usahanya. Bahkan, ada beberapa karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bekerja ditempat home industrinya.

“Sebagian besar ya, 4 orang yang dibagian produksi itu korban PHK akibat Covid-19. Alhamdulillah kami tidak mengalami kesulitan untuk memasarkan produk dodok rumput laut dimasa pandemi Covid-19,” pungkasnya. (ade maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *