Kepala BPKAD dan Dewan Bungkam Ditanya Kantor PT Sharindo Matratama?

  • Whatsapp
Aset Tanah milik Pemkab Tangerang di Kampung Muara, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang sudah dibangun pondasi jalan. padahal tanah ini baru akan dijual ke PT Sharindo Matratama. Foto radar24news.com)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Pemkab Tangerang bersama DPRD Kabupaten Tangerang tengah mempercepat pembahasan rencana pemindah tanganan beberapa aset tanah di beberapa tempat, diantarnya menjual aset tanah seluas  5.163 meter persegi dari total 8,5 hektar di Kampung Muara RT 20 RW 08, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang kepada PT Sahrindo Matratama.

Dikabarkan panitia khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Tangerang akan memutuskan rencana itu pada 2 November 2020 mendatang.

Bacaan Lainnya

“Tanggal 2 November sudah ada keputusan Pansus,” kata sumber radar24news.com dilingkungan Pemkab Tangerang yang minta namanya tak disebutkan, Rabu (28/10/2020).

radar24news.com kembali berusaha menggali informasi alamat kantor PT Sharindo Matratama kepada anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang yang diantaranya membidangi Aset, Sapri.

Namun Sapri tidak menjawab alamat PT Sharindo Matratama. Meskipun Sapri mengaku masuk kedalam anggota Pansus DPRD Kabupaten Tangerang penjualan aset tanah di Kampung Muara, Desa Muara tersebut.

“Ya, (kedalam anggota Pansus_red),” singkat Sapri saat dikonfirmasi radar24news.com melalui telepon.

Baca juga: Menelusuri Kantor Perusahan yang Akan Beli Tanah Pemkab di Teluknaga

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang Muhammad Hidayat juga menolak memberikan keterangan terkait alamat kantor PT Sahrindo Matratama, perusahaan yang akan membeli aset tanah milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Kampung Muara RT 20 RW 08, Desa Muara, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

“Silahkan tanya ke Pa Rizal punten, Kasubsi Bidang Aset,” kata pria yang akarb dipanggil Hidayat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Namun sayang, saat ditemui di depan kantor BPKAD Kabupaten Tangerang, Kasubsi Bidang Aset BPKAD Kabupaten Tangerang Rizal menolak untuk diwawancarai.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan dokumen yang diterima radar24news.com, rencana Pemkab Tangerang menjual aset tanah di Desa Muara itu berawal dari surat permohonan PT Sharindo Matratama bernomor 001/SM/IV/2019 tanggal 23 April 2019, dimana dalam surat itu disebutkan bahwa PT Sharindo Matratama sedang melakukan pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, diantaranya meliputi wilayah Desa Muara.

Namun dilokasi tersebut terdapat aset tanah Pemkab Tangerang seluas 85.620 meter persegi atau 8,5 hekatre. Untuk itu, PT Sharindo Matratama mengajukan permohonan pemidahtanganan tanah seluas 85.620 meter persegi atau 8,5 hekatar lebih kepada Pemkab Tangerang.

Selanjutnya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Tangerang meminta Kantor Jasa Penilian Publik (KJP) Wahyono Adi dan rekan untuk melakukan penilian harga pasar tanah di Kampung Muara RT 20 RW 08, Desa Muara.
Hasilnya, berdasarkan laporan ringkasan penilian bernomor 0087/2.0153-00/PI/II/0180/1/X/2020 tanggal 8 Oktober 2020, disebutkan bahwa nilai pasar tanah seluas 5.163 meter persegi di senilai Rp 2.380.100.000. (ade maulana/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *