Kasus Remas Payudara di Pandeglang Naik Penyidikan

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP Shilton saat diwawancara, Kamis (24/11/2022).

KABUPATEN PANDEGLANG, RADAR24NEWS.COM-Polres Pandeglang, Polda Banten menaikan kasus dugaan meremas payudara atau pencabulan yang dialami oleh salah seorang siswi SMA berinisiak MI (18) tahap penyidikan. Penyidik Satreskrim Polres Pandeglang menemukan ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Pandeglang, AKP Shilton mengatakan, sudah menerima laporan dari orang tua korban dugaaan pencabulan tersebut. Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Setelah menerima laporan dan juga meminta keterangan beberapa saksi, kasus dugaan pencabulan dimana terlapornya adalah oknum DPRD Pandeglang berinisial YT sudah nak ke tahap penyidikan,” ungkapnya kepada radar24news.com, Kamis (24/11/2022).

Baca juga: Jokowi Disuntik Vaksin Indovac Buatan Dalam Negeri

Setelah meningkatkan status ke tahap penyidikan, lanjut Shilton, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pandeglang. Selain itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan beberapa ahli.

“Tim ahli dalam hal ini ahli forensik dan pidana umum,” terangnya.

Meski pun sudah menaikan status ke tahap penyidikan, lanjut Shilton, penyidik Satreskrim Polres Pandeglang belum menetapkan tersangka. Sebab dibutuhkan koordinasi antara pihaknya dengan para ahli.

“Untuk menetapkan tersangka dalam kasus ini, kami harus menunggu hasil pemeriksaan dari ahli forensik dan pidana. Setelah lengkap, kami akan melakukan gelar perkara. Begitu (alur proses dari tahap penyidikan menuju gelar perkara penetapan tersangka-red),” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang oknum anggota DPRD Kabupaten Pandegalng berinisial YT dilaporkan ke Polres Pandeglang atas tuduhan dugaan pelecahan seksual. Korban berinisial MI yang masih berstatus siswi SMA bersama ibunya, YY meminta Polres Pandeglang untuk mengusut kasus tersebut. (sur/ron)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *