Kasus Meningkat, Masyarakat Kota Serang Diminta Waspada DBD

  • Whatsapp
Ilustrasi kasus DBD di Kota Serang
Ilustrasi nyamuk DBD.

KOTA SERANG, RADAR24NEWS.COM Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta masyarakat Kota Serang untuk waspada nyamuk Aedes Aegypti betina atau nyamuk Demam Berdarah Dengeu (DBD).

Pasalnya berdasarkan data dari Dinkes Kota Serang periode Januari 2020 hingga Januari 2020 sudah terjadi 251 kasus DBD. Total jumlah itu meningkat dibandingkan tahun 2019 periode yang sama.

Bacaan Lainnya

Kepala Seksi (Kasie) Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Kota Serang, Muhammad Affan mengatakan, meningkatkan jumlah kasus DBD di Kota Serang tahun ini perlu diwaspadai masyarakat. Sebab, nyamuk DBD biasanya cepat menyebar ke kawasan lingkungan penduduk.

“Selain virus corona, kami minta masyarakat Kota Serang untuk waspada DBD karena berdasarkan data kami tren kasus meningkat, dibanding tahun lalu di periode yang sama,” kata pria yang akrab dipanggil Affan ini, Minggu (8/11/2020).

Menurutnya, masyarakat diminta untuk menjaga kebersihan lingkungan, diantaranya menggiatkan kembali gerakan 3 M, menguras, menutup dan mengubur barang-barang yang bisa menampung air. Gerakan itu langkah yang ampuh untuk mencegah DBD.

BACA JUGA: Antisipasi DBD, Puskemas Cikuya Fogging Perum Bukit Cikasungka Solear

“Dibadingkan melakukan fogging, gerakan 3M lebih amouh untuk mencegah DBD,” ujarnya.

Selain mengimbau masyarakat untuk kembali menggiatkan gerakan 3 M, lanjut Affan, Dinkes Kota Serang juga sudah berupaya mencegah penyebaran DDB ditengah pandemi virus corona. Upaya itu diantaranya sudah menggerakan satu rumah satu jumantik.

“Jika dulu program ini hanya kader saja yang turun ke rumah-rumah warga, tetapi sekarang petugas Dinkes juga ikut terlibat langsung. Itu dilakukan untuk menekan kasus DBD di Kota Serang,” pungkasnya. (agus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *