Kakek Pemulung Meninggal Mendadak di Depan Ruko Sepatan

  • Whatsapp
Korban dievakuasi petugas Puskemas Sepatan dan Polsek Sepatan.

KABUPATEN TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Seorang pemulung bernama Jupri (70 tahun) mendadak tewas di depan sebuah rumah toko (Ruko) di Jalan Raya Sepatan-Mauk, tepatnya di Kampung Sepatan, Kelurahaan Sepatan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Rabu (1/7/2020).

Korban yang diketahui, warga Kampung Kresek, Desa Pisangan itu diduga dalam kondisi sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan radar24news.com di Tempat Kejadian Perkara (TKP), korban bersama istrinya dengan membawa gerobak sampah datang ke Ruko itu untuk beristirahat sekitar pukul 16.00 WIB. Saat dibangunkan istrinta, korban sudah bernyawa.

Mengetahui hal itu, istri korban langsung meminta pertolongan warga sekitar dan oleh warga langsung diterus ke Puskemas Sepatan. Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang.

“Memang tadinya panas, sudah berobat dan disuntik ke Puskemas, kok bisa meninggal mendadak begini,” kata istri korban, Nuriah sambil menangis kepada radar24news.com di TKP.

Baca juga: Selamat, Kapolsek Balaraja dan Kapolsek Mauk Naik Pangkat

Saat berangkat dari rumah untuk memulung sampah, lanjut Nuriah, kondisi suaminya seperti orang sehat. Setelah beberapa jam memulung sampah, suaminya mengajak beristirahat di depan Ruko, biasanya Ruko itu menjadi tempat istirahat kedua saat usai memulung.

“Sesudah sampai di depan ruko, suami saya langsung kaya tidur, tapi ketika dibangunkan ternyata napasanya sudah tidak ada,” ujarnya.

Awalnya Nuriah berharap, petugas Puskemas Sepatan tidak membawa suaminya ke RSUD Kabupaten Tangerang, karena khawatir harus membayar, namun setelah diberikan penjelasan, ia tidak mempersoalkan.

“Dibawa ke RSUD kabupaten Tangerang, kata untuk dicek meninggalnya kenapa,” pungkasnya. (ade maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *