Kabupaten Tangerang Tetapkan Tanggap Bencana, Perahu Karet Disiagakan

  • Whatsapp
Kabupaten Tangerang Tetapkan Tanggap Bencana, Perahu Karet Disiagakan
Perahu karet disiagakan saat apel siaga bencana di Lapangan Maulana Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (22/1/2021).

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menetapkan tanggap bencana. Penetapan bersamaan dengan apel siaga bencana di Lapangan Maulana Yudha Negara, Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Tangerang, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (22/1/2021).

Apel dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 diikuti oleh berbagai unsur mulai Kodim 0510/Tigaraksa, Polresta Tangerang, BPBD Kabupaten Tangerang, Dinsos Kabupaten Tangeang, PMI dan Taruna Tanggap Darurat (Tagana).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang, Moch Maesal Rasyid mengatakan, apel ini sebagai bentuk kesiapsiagaan petugas gabungan dan relawan dalam menghadapi bencana di Kabupaten Tangerang. Meskipun tidak diharapkan adanya bencana di Kabupaten Tangerang.

“Berdasarkan informasi dari pak kapolres, Kabupaten Tangerang yang pertama membentuk petugas gabungan siaga menghadapi bencana,” kata pria yang akrab dipanggil Rudi ini kepada radar24news.com usai apel.

Baca juga: Manfaatkan Lahan Kosong, WBP Rutan Kelas I Tangerang Bercocok Tanam

Menurut Rudi, hujan yang mulai rutin turun dipandang perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana. Sebab pepatah mengatakan, bahwa persiapan yang optimal sebagaian dari keberhasilan.

“Mau ada bencana atau tidak, yang terpenting semua komponen mempersiapkan diri. Tapi, tetntu kita berdoa agar di Kabupaten Tangerang tidak terjadi bencana,” ucapanya.

Rudi menambahkan, momentum pembentukan petugas gabungan siaga bencana ini juga dimanfaatkan untuk lebih mesosialisasikan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Dengan cara memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan juga menjauhi kerumunan atau 4M.

“Jangan perah lelah, jangan pernah letih untuk tetap menerapkan 4M. Karena Covid-19 masih mewabah di Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. (ade maulana)

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.