Jelang Larangan Mudik, Pemudik Padati Terminal Bayangan Ciledug

Jelang Larangan Mudik, Pemudik Padati Terminal Bayangan Ciledug
Pemudik padati Terminal Bayangan di Jalan Raden Patah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (4/5/2021). (alvi lutfiah agisni/radar24news.com)

KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Menjelang H-2 atau dua hari sebelum pemberlakuan larangan mudik lebaran 2021, Pemudik memadati Terminal Bayangan di Jalan Raden Patah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, Selasa (4/5/2021).

Pantauan radar24news.com, ramainya pemudik ini terlihat dari loket bus menuju Jawa Timur, Jawa Tengah. Bahkan, terlihat pula pemudik yang sedang menunggu jam keberangkatan dengan barang bawaan yang banyak.

Bacaan Lainnya

“Mau ke Bojonegoro, naik bus Garuda Mas jam 15.00 WIB. Soalnya kalau nggak cepet-cepet nanti malah nggak bisa mudik lagi,” kata Dela, salah seorang pemudik saat berbincang dengan radar24news.com.

Baca juga: Pemkot Tangerang Wajibkan SIKM Bagi Masyarakat Yang Keluar Kota

Hal serupa disampaikan, Waluyo, pemudik lainnya. Menurutnya, dirinya ingin pesan tiket keberangkatan bus ke Madiun. Namun, harga tiket ternyata sudah naik. Waluyo mengaku, tetap membeli tiket bus tersebut demi bisa berkumpul dengan sanak keluarga saat momen Idul Fitri.

“Ini baru saja pesan tiket untuk ke Madiun. Keberangkatan sore ini jam 17.00 WIB. Tapi ternyata naiknya lumayan harganya. Jadi Rp 450.000, naik 2x lipat dibanding biasanya. Cuma ya saya tetap beli saja, agar bisa kumpul sanak keluarga saat momen Idul Fitri,” katanya.

Sementara itu, Agen Bus Garuda Mas, Hendra mengakui, jika di hari ini dan kemarin memang terjadi lonjakan pemesanan tiket bus untuk seluruh jurusan yang disediakan, seperti Bojonegoro, Madiun, Sragen, Ngawi, dan Lumajang.

“Iya, hari dan kemarin memang sudah terasa ada lonjakan pemesanan tiket buat semua jurusan yang disediakan Garuda Mas,” Jelasnya.

Hendra menambahkan, memang terjadi kenaikan harga sebesar dua kali lipat. Karena, hal ini sudah menjadi kebijakan dari pihak pusat.

“Naik dua kali lipat. Semua agen bus lain juga sama. Ini karena dari timur itu muatan kosong banget. Akhirnya kita naikin harganya,” pungkasnya. (mg-alvi lutfiah agisni/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.