Isu Rotasi-Mutasi Kepala OPD di Pemkab Tangerang Berhembus

  • Whatsapp
Isu Rotasi-Mutasi Kepala OPD di Pemkab Tangerang Berhembus
Ilustrasi: Mutasi Jabatan.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Isu rotasi dan mutasi eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang berhembus kencang. Hal itu setelah ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Kholid Ismail meminta Bupati Tangerang melakukan evaluasi terhadap para pejabat di OPD Pemkab Tangerang.

Salah seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Tangerang yang meminta namanya tidak ditulis membenarkan, akan ada rotasi dan mutasi eselon II dan III. Namun kemungkian pelatikan akan digelar pada Oktober 2021 mendatang, karena saat ini masih dilakukan pendataan.

Bacaan Lainnya

“Sekarang sedang dilakukan pendataang, kemungkinan awal bulan (Oktober 2021). Saya juga kemungkinan geser jadi staf ahli bupati kang,” katanya saat ditemui diruangannya, Jumat (17/9/2021).

Baca juga: Dinilai Stagnan, Bupati Tangerang Didesak Evaluasi Kinerja Kepala OPD

Sebetulnya, menurut dia, pendataan pejabat eselon II dan III yang mendapat mutasi dan rotasi sudah dilakukan pada Agustus 2021. Namun sempat terhenti karena kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tangerang belum terkendali.

“Pendataan itu kembali dilakukan, setelah pak Kholid (ketua DPRD Kabupaten Tangerang) meminta Bupati Tangerang untuk melakukan evaluasi kepala OPD dan jajarannya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar belum merespon pesan WhatsApp dan telepon radar24news.com untuk konfirmasi isu mutasi dan rotasi di lingkungan Pemkab Tangerang yang berhembus kencang ini.

Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Hendra Herawan pun belum membalas pesan WahtsApp dan telepon.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail meminta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar segera melakukan evaluasi terhadap kepala OPD dan jajarannya. Kholid menilai harus ada penyegaran pegawai dan OPD.

“Bupati dan Wakil Bupati Tangerang sudah melahirkan perbaikan sistem pelayanan kepada masyarakat, tapi banyak yang tidak diimplementasi bawahanya. Maka itu saya mendesak bupati untuk segera melakukan evaluasi kinerja Kepala dan jajaran OPD,” katanya, Kamis (9/9/2021) lalu. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.