BANTEN, radar24news.com –Restrukturisasi pejabat struktural pada kampus UNIBA baru aja selesai dilaksanakan pada tanggal 15 November 2025 lalu, rotasi dilaksanakan sebagai upaya penyegaran organisasi dan sekaligus ajang “bersih-bersih”.
Dalam organisasi kampus restrukturisasi menjadi sesuatu hal biasa dan lumrah. Hal tersebut dilakukan dengan harapan pejabat struktural yang baru harus bisa membawa perubahan besar terhadap kemajuan pada Universitas Bina Bangsa kedepannya.
Namun ada pemandangan yang tidak biasa dimana Rektor terpilih memilih bekerjasama dan memberikan tempat serta kesempatan kepada orang yang dianggap bermasalah secara etik akan tetapi masih diberikan tempat strategis di kampus Universitas Bina Bangsa.
Diketahui, Rekor terpilih Universitas Bina Bangsa mengangkat orang yang secara etik bermasalah karena adanya dugaan keterlibatan “Joki Tesis” menjadi staf ahli Rektor, hal tersebut sangat kontradiksi terhadap semangat perubahan dan kemajuan kampus UNIBA.
Dengan adanya pengangkatan staf ahli Rektor tersebut sungguh sangat disayangkan karena berpotensi membuat kegaduhan baik dalam Internal maupun eksternal Kampus, disamping itu juga nama baik UNIBA menjadi kurang bagus.
Adanya pembiaran tersebut menjadi tanya tanya besar apakah pihak Yayasan UNIBA sudah mempertimbangkan secara matang atas konsekuensi hukum yang akan timbul dikemudian hari. **red…


































