KAB SERANG, RADAR24NEWS.COM-Harapan para pencari kerja di Serang berubah menjadi kekecewaan mendalam. Seorang calo lowongan kerja atau loker di Serang berinisial PP (23), perempuan muda asal Cikeusal, harus berurusan dengan hukum usai menipu sembilan pencari kerja dan meraup keuntungan hingga Rp60 juta.
Pelaku ditangkap Unit Reskrim Polsek Cikeusal di rumahnya pada Sabtu, (17/5/ 2025). Penangkapan ini dilakukan setelah salah satu korban melaporkan penipuan lowongan kerja palsu yang dijanjikan di sebuah pabrik permen di Cikande.
Modusnya Janji Manis Lewat WhatsApp
Modus operandi pelaku cukup rapi. Ia mengunggah status di WhatsApp yang menawarkan pekerjaan di PT Unican, kawasan industri Pancatama, Cikande. Status tersebut menarik perhatian korban dan temannya, yang langsung menghubungi PP untuk mengetahui lebih lanjut.
“Tersangka menjanjikan pekerjaan dengan syarat pembayaran administrasi Rp2 juta per orang,” kata Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, Senin (19/5/2025).
Tak hanya menjanjikan pekerjaan, PP juga memberikan garansi uang kembali jika tidak diterima. Merasa yakin, korban dan temannya pun mentransfer total Rp4 juta ke rekening tersangka.
“Para korban awalnya percaya kepada pelaku, karena dijanjikan uang dikembalikan jika tidak berhasil masuk kerja,” jelasnya.
Baca Juga: Pemuda Ini Baru Diterima di PT Mowilex Indonesia Diperas
Tak Ada Kabar, Uang Raib
Namun, waktu berlalu dan tidak ada panggilan kerja seperti dijanjikan. Pelaku juga mulai sulit dihubungi. Merasa tertipu, korban akhirnya melapor ke polisi pada 13 Mei 2025. Penelusuran polisi mengungkap bahwa PP telah menipu sembilan orang dengan total kerugian mencapai Rp60 juta.
“Uang hasil penipuan diakui sudah habis untuk bayar utang dan kebutuhan sehari-hari,” lanjut Kapolres.
Barang Bukti dan Jeratan Hukum
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa berkas lamaran kerja, surat panggilan palsu, dan bukti transfer. PP kini dijerat Pasal 378 jo 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan.
“Pelaku terancam pidana hukuman lima tahun penjara,” imbuhnya.
Pelajaran bagi Pencari KerjaKasus ini menjadi pengingat keras bagi pencari kerja agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan yang terdengar “terlalu mudah”. Verifikasi perusahaan, dan cari info dari sumber terpercaya.
Editor: Imron Rosadi


































