KOTA SERANG, RADAR24NEWS.COM—Harapan untuk menguak kebenaran atas kematian tragis Fahrul Abdilah (29) mulai menemukan titik terang. Pada Selasa, (29/4/2025), makam Fahrul di Kampung Sajira Barat, Desa Sajira, Kabupaten Lebak, resmi dibongkar oleh tim penyidik Denpom III/4 Serang. Proses ekshumasi ini menjadi langkah penting dalam membongkar misteri pengeroyokan yang diduga melibatkan dua oknum TNI di Kota Serang, Banten beberapa pekan lalu.
Ekshumasi bertujuan untuk memastikan penyebab kematian Fahrul melalui pemeriksaan forensik. Hasil autopsi ini akan menjadi alat bukti penting dalam proses hukum yang tengah berjalan.
“Kami melakukan pembongkaran makam sesuai prosedur. Ini bagian dari penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap fakta sebenarnya,” ujar salah satu perwakilan Denpom III/4 Serang kepada wartawan di lokasi.
Baca Juga: Ini Sosok Novi, Janda Muda Asal Lebak yang Dibunuh Oknum TNI di Tangsel
Proses Ekshumasi Berjalan Lancar
Pantauan di lapangan, proses ekshumasi dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berjalan hingga siang hari. Tim penyidik Denpom III/4 Serang bekerja sama dengan tim medis forensik, kepolisian dari Polres Lebak, serta keluarga korban.
Ahmad (45), warga Kampung Sajira Barat yang menyaksikan langsung proses pembongkaran, mengatakan semua tahapan berjalan kondusif.
“Sejak pagi kami lihat prosesnya lancar, pihak keluarga juga hadir dan mendampingi,” ujarnya.
Selain itu, Siti Rohmah (50), tetangga Fahrul, berharap autopsi ini bisa mengungkap kebenaran dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.
“Kami di kampung hanya ingin keadilan untuk almarhum Fahrul. Kami percaya pihak berwenang akan bertindak benar,” tuturnya haru.
Harapan Besar Keluarga dan Warga
Keluarga besar Fahrul dan warga Kampung Sajira Barat terus mengawal proses hukum ini. Mereka berharap hasil autopsi bisa memperjelas penyebab kematian dan membawa kasus ini ke meja hijau.
“Kami hanya ingin kejelasan dan keadilan untuk adik kami,” kata Rizky, kakak kandung Fahrul, penuh harap.
Dua Oknum TNI Telah Diamankan
Seiring berjalannya penyidikan, dua oknum TNI yang diduga terlibat pengeroyokan sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Penyelidikan intensif dilakukan guna memastikan keterlibatan mereka dan memastikan pertanggungjawaban hukum.
Peristiwa pengeroyokan yang menewaskan Fahrul terjadi pada Selasa dini hari, 15 April 2025, di Jalan Ahmad Yani, sekitar Alun-Alun Kota Serang. Dugaan kuat menyebutkan keterlibatan anggota TNI dan warga sipil dalam insiden tragis tersebut.
Editor: Imron Rosadi
Temukan Berita Radar24News Google News


































