Gerak Cepat, Reskrim Polsek Mauk Bekuk Pelaku Hipnotis

  • Whatsapp
Gerak Cepat, Reskrim Polsek Mauk Bekuk Pelaku Hipnotis

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Mauk, Polresta Tangerang membekuk pelaku penipuan dan penggelapan dengan modus hipnotis alias gendam.

Pelaku itu adalah seorang ibu rumah tangga berinisial AR alias AH (54), warga Kampung Putat, Desa Sindang Sari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Bacaan Lainnya

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanitreskrim) Iptu I Nyoman Narina menjelaskan, kronologis kasus penipu dengan modus hipnotis ini berawal. Saat itu, kedua korban Bernama Sarah Amelia dan Silviana sedang bermain di Kampung Duri, Kecamatan Pakuhaji didatangi oleh pelaku dengan mengendarai sepedah motor Honda Vario Nopol A 2711 VAL. Kemudian, kedua korban dibujuk oleh pelaku untuk ikut dengannya membeli Handphone (HP).

“Setelah dibujuk mau dibelikan boneka, kedua korban akhirnya ikut dengan pelaku,” jelasnya kepada radar24news.com, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Tega! Wanita Cantik dan Bertato Asal Kabupaten Lebak Siksa Bayinya

Ternyata, kata Nyoman, kedua korban diturunkan oleh pelaku di depan Kantor Desa Gintung, Kecamatan Sukadiri. Sebelumnya, pelaku juga meminjam anting milik para korban dengan alasan sebagai contoh untuk membelikan anaknya.

“Setelah anting diambil dan korban diturunkan, pelaku meminta kedua anak kecil itu untuk menunggunya. Ternyata pelaku tidak kembali lagi,” tuturnya.

Sadar pelaku tidak kembali lagi, kedua korban langsung melapor ke warga sekitar. Kemudian, warga meneruskan laporan ke Polsek Mauk. Setelah itu, orang tua korban datang ke Mapolsek Mauk untuk menjemput kedua anaknya.

“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku,” ujarnya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal 372 atau pasal 372 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penggelapan atau Penipuan.

“Pelaku ini ternyata pernah ditahan juga di Polsek Pasar Kemis, dengan kasus yang sama,” pungkasnya. (ade maulana/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.