DLH Lebak Minta Pemdes Terlibat Penanganan Sampah

  • Whatsapp
DLH Lebak Minta Pemdes Terlibat Penanganan Sampah
sampah berserakan di Jalan Raya Rangkasbitung-Cipanas, Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak meminta Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat terlibat serta berperan aktif dalam penanganan dan pengelolaan sampah.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 pada DLH Kabupaten Lebak, Iwan Sutikno dalam menanggapi sampah yang berserakan di Jalan Rangkasbitung-Jakarta di Kampung Cimanggu, Desa Nameng, Kecamatan Rangkasbitung.

Bacaan Lainnya

Menurut Iwan, persoalan penanganan dan pengelolaan sampah bukan hanya tangungjawan dari DLH. Namun juga Pemdes dan masyarakat.

“Sampah itu dibuang orang siapa? kan masyarakat ya. Nah masih ada yang bertangungjawab desa atau kepala desa,” kata Iwan saat dikonfirmasi radar24news.com, Kamis (4/3/2021).

Baca juga: DPRD Minta Pemkab Pandeglang dan Bulog Kolaborasi di Sektor Pangan

Sebetulnya, lanjut Iwan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak sudah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah. Dimana, dalam pasal 4 telah disebutkan bahwa, Pemdes juga harus berperan aktif dalam mengelola serta menangani persoalan sampah.

“Jadi, persoalan sampah itu menjadi tangungjawab kita semua, termasuk Pemdes dan masyarakat,” jelasnya.

Iwan menambahkan, pihaknya mengalami keterbatasan dalam mengelola dan menangani persoalan samaph di Kabupaten Lebak. Diantaranya, armada yang sangat terbatas. Oleh karena itu, diperlukan tanggungjawan semua dalam menangani persoalan sampah.

“Armada kita juga terbatas. Dan mereka (sopir truk sampah) punya jalur dan jadwal rutin yang sudah padat,” tutupanya.

Sebelumnya, Kepala Sesi Pemerintahan (Kasipem) Desa Nameng Jarot mengatakan, di wilayahnya sangat terbatas atau minim sarana dan prasaran pembuangan sampah. Sehingga, pihaknya kesulitan dalam menangani sampah.

“Kita kesulitan, karena kurang saran dan prasarannya. Misalnya bak sampah dan tidak ada anggarannya,” pungkasnya. (angga)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.