Ditemukan Beras Kualitas Buruk, Mahasiswa Lebak Demo Kantor Bulog

  • Whatsapp
Puluhan Mahasiswa asal Kabupaten Lebak mengelar unjuk rasa di depan Kantor Perum Bulog Lebak-Pandeglang di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Senin (28/9/2020).

KABUPATEN LEBAK,RADAR24NEWS.COM-Puluhan Mahasiswa asal Kabupaten Lebak yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) mengelar unjuk rasa di depan Kantor Perum Bulog Lebak-Pandeglang di Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak, Senin (28/9/2020).

Mereka menilai Perum Bulog gagal dalam menyalurkan beras bantuan untuk masyarakat miskin melalui program bantuan sosial beras (BSB) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Bacaan Lainnya

Selain itu, mereka mengaku menemukan beras berkualitas buruk yang disalurkan Perum Bulog kepada masyrakat kurang mampu secara ekonomi.

“Kami menilai Perum Bulog dan rekanannya tidak mampu menyalurkan bantuan itu kepada masyrakat miskin, khususnya di Kabupaten Lebak,” kata Ketua HMI Kabupaten Lebak Adang Herdiana kepada wartawan disela-sela aksinya.

Baca juga: Sekcam Positif Covid-19, Kantor Kecamatan Jambe Disemprot Disinfektan

Kegagalan Perum Bulog itu, Menurut Adang, diantaranya di Kabupaten Lebak terdapat 53.679 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH yang menerima BSB. Puluhan KPM itu tersebar di 28 Kecamatan dengan total 2.415.555 kilogram atau 2.415 ton beras.

Seharusnya, program BSB sudah disalurkan ke 20 kecamatan per hari ini Senin (28/9/2020). Namun ternyata baru disalurkan di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Rangkasbitung dan Warunggunung.

“Bukti Perum Bulog gagal dinataranya, tidak tetap waktu dalam penyaluran bantuan beras. Buktinya, harusnya pada Senin (28/9/2020) ini sudah disalurkan ke 20 kecamatan, tapi baru dua kecamatan yang sudah disalurkan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Adang, pihaknya menemukan beras bantuan beras yang disalurkan Perum Bulog ditemukan ada beras yang berkualitas buruk atau tidak layak konsumsi. Salah satunya ada di Kecamatan Malingping.

“Oleh karena itu, kami menyimpulkan Perum Bulog Perum Bulog Lebak-Pandeglang tidak mampu atau gagal melaksanakan amanat negara,” pungkasnya.

Hingga berita ini ditanyankan, puluhan mahsiswa masih menggelar unjukrasa dan belum ditemui oleh perwakilan dari Perum Bulog Lebak-Pandeglang. (yuda/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *