Disnaker: 1.800 Buruh Akan Terkena PHK di Pabrik Alas Sepatu Cikupa

  • Whatsapp
Ilustrasi: Korban PHK

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Dinas Tenaga Kerja (Dinkes) Kabupaten Tangerang menyebutkan sebanyak 1.800 buruh pabrik alas sepatu di Kecamatan Cikupa akan terkena Putusan Hubungan Kerja (PHK) pada akhir November 2020.

Kepala Seksi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) Disnaker Kabupaten Tangerang, Hendra mengatakan, perusahaan alas sepatu itu sudah melaporkan ke Disnaker Kabupaten Tangerang rencana PHK kepada 1.800 buruh tersebut. Namun demikian, Hendra enggan menyebutkan nama pabrik alas sepatu tersebut.

Bacaan Lainnya

“Jadi, pihak perusahaan alas sepatu itu sudah melaporkan rencana itu. alasanya perusaan itu sudah tidak sanggup membayar gaji karena mengalami kerugian saat pandemi Covid-19. Tapi saya tidak bisa menyebutkan nama pabriknya,” kata Hendra kepada wartawan, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: Sempat Ditutup, Pelayanan KIR di Lebak Sudah Dibuka

Saat mendegar perusahan itu akan melakukan PHK buruhnya, menurut Hendra, pihaknya sudah menekankan agar diupayakan tidak terjadi PHK. Namun demikian, perusahaan itu tetap akan melakukan PHK lantaran sepi order, sehingga tidak mampu membayar karayawannya.

“Sudah kami tekankan agar tidak terjadi PHK, tapi perusahaan itu tetap akan melakukanPHK. Akhirnya, kami tidak bisa melarang,” ujarnya.

Hendra menambahkan, berdasarkan data dari Disnaker Kabupaten Tangerang, sejak awal wabah virus corona hingga saat ini sudah ada 37 ribu buruh di Kabupaten Tangerang yang terkena PHK dan diruamhkan.

“Ada 37 ribu. Itu jumlah total yang terkena PHK dan diruamhnya. Ditambah rencana perusahaan alas sepatu itu, yakni 1.800 buruh. Tinggal ditotalkan saja,” pungkasnya. (ade maulana/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *