Dicekoki Miras, Pelajar SMP Asal Sindang Jaya Tangerang Disetubuhi Hingga Hamil

  • Whatsapp
Dicekoki Miras, Pelajar SMP Asal Sindang Jaya Tangerang Disetubuhi Hingga Hamil
Bapaknya korban saat wawancara dengan wartawan radar24news.com di RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/7/2021). (iqbal/radar24news.com)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur kembali muncul di Kabupaten Tangerang. Kali ini, korbannya adalah seorang pelajar SMP asal Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, sebut saja melati (14).

Mirisnya, orang yang diduga menyetubuhi korban berinisial AJ alias BHA hingga saat ini masih bebas berkeliaran. Padahal, kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota dengan surat laporan polisi nomor LP/B/632/VI/2021/SPKT/PMJ/Restro Tangerang Kota.

Bacaan Lainnya

“Awalnya, saya membuat laporan ke Polresta Tangerang. Tapi diarahkan ke Polres Metro Tangerang Kota, karena TKP (Tempat Kejadian Perkara) di Kecamatan Pakuhaji,” ungkap bapaknya korban berinisial AW (49) kepada radar24news.com di RSUD Balaraja, Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Polresta Tangerang Amankan Sabu Seberat Rp7,5 Kilogram

Menurut AW, pencabulan itu berawal saat anaknya berkenalan dengan terduga pelaku melalui media sosial (medsos) pada Desember 2020. Kemudian, korban janjian dengan terduga pelaku untuk bertemu.

“Sepulang dari sekolah, anak saya dijemput oleh terduga pelaku dan dibawa ke rumahanya di wilayah Pakuhaji. Sesampainya disana, Anak saya dipaksa disuruh minum air berwarna putih, yang diduga minuman keras. Setelah minum itu, anak saya tak sadarkan diri,” tuturnya.

Setelah sadar, lanjut AW, anaknya kaget karena tidak ada satupun pakaian yang menempel ditubuhnya. Sambil menangis, anaknya memaksa kepada terduga pelaku untuk mengantarkannya pulang. Sesampainya dirumah, korban langsung menceritkan kejadian yang dialaminya kepada ibunya.

“Mendengar cerita itu, istri saya langsung mendatangi rumah terduga pelaku. Saat itu pelaku mengaku perbuatannya dan berjanji mau menikahinya. Tapi ditunggu beberapa bulan tidak ada kejelasan, akhirnya membuat laporan ke polisi,” imbuhnya.

AW berharap, pihak kepolisian segera menangkap terduga pelaku yang sampai saat ini masih berkeliaran bebas. Sebab akibat perbuatan pelaku tersebut, anaknya saat ini mau melahirkan di RSUD Balaraja dengan cara caesar.

“Anak saya sekarang mau melahirkan di RSUD Balaraja, tapi terduga pelaku masih bebas berkeliaran. Tidak ada pertangungjawabnya. Maka dari itu, saya minta polisi segera menangkap pelaku,” tegasnya.

Kabag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Abdul Rochim mengatakan, akan meneruskan laporan polisi tersebut kepada penyidik yang menanganinya.

“Ok, saya teruskan ke penyidik dulu ya,” singkatnya. (mg-iqbal/mg-agis/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.