Di Kota Tangerang Selatan, Pelanggar PSBB Disanksi Mengayuh Becak

  • Whatsapp
Pelanggar PSBB di Kota Tangerang Selatan disanksi mengayuh becak.

KOTA TANGERANG SELATAN, RADAR24NEWS.COM-Pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan memberikan sanksi untuk mengayuh becak. Sanksi itu diberikan agar pelanggar kapok dan tidak mengulangi perbuatannya.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Tangerang Selatan Agus Supriyadi berharap, hukuman dengan mengayuh becak bagi pelanggar PSBB memberikan efek jera, sehingga mereka disiplin mentaati aturan PSBB seperti menerapkan memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Bacaan Lainnya

“Semoga saja mereka yang melanggar kapok dan mau mentaati PSBB,” kata Agus kepada wartawan disela-sela razia masker di Jalan WR Supratman, Kelurahaan Pondok Ranja, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Rabu (4/11/2020).

Baca juga: 15 Perusahaan Diadukan ke DLH Lebak, Diduga Cemari Lingkungan

Dalam razia PSBB hari ini, lanjut Agus, pihaknya menjaring sebanyak 33 pelanggar karena mereka tidak memakai masker saat beraktivitas diluar rumah. Selanjutnya, dari 33 pelanggar itu sebanyak 12 orang memilih diberikan sanksi denda sebesar Rp 50. Sisanya memilih disanksi sosial.

“Sanksi sosial yang diberikan kepada pelanggar itu ada dua, pertama membersihakan fasilitas umum dan menyauh becak,” tuturnya.

Agus menambahkan, setelah memberikan sanksi kepada pelanggar PSBB. Pihaknya juga memberikan imbauan dan edukasi agar mereka tidak mengulangi dan mau menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, pihaknya juga meminta mereka untuk membuat surat perjanjian untuk tidak mengulang pelanggaran kembali.

“Harapan saya, agar masyarakat memiliki kesadaran sendiri untuk menerapkan protokol kesehatan. Mari kita putus mata rantai Covid-19 dengan disiplin menerpkan protokol kesehatan. (deden/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *