Di Kabupaten Lebak, UMK 2021 Diputuskan Rp 2.710.654

  • Whatsapp
Ilustrasi: UMK

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama Dewan Pengupahan memutuskan Upah Minimum Kabupaten (UMK) di Lebak sebesar Rp 2.710.654. Besaran UMK itu sama dengan tahun ini.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Lebak Tajudin Yamin membenarkan, UMK Kabupaten Lebak 2021 sebesar Rp 2.710.654. Besaran UMK itu berdasarkan hasil rapat bersama dengan dewan pengupahan.

Bacaan Lainnya

“Iya benar, UMK 2021 tidak mengalami kenaikan, yakni sebesar Rp 2.710.654. Hal itu sudah hasil rapat bersama dewan pengupahan,” kata Tajudin melalui telepon, Sabtu (7/11/2020).

Menurut Tajudin, ada beberapa pertimbangan UMK Lebak 2021 tidak dinaikan, diantaranya banyak pengusaha yang mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemi virus corona tau Covid-19. Akibatnya, banyak perusahaan di Kabupaten Lebak memutuskan melakukan efisensi jumlah buruh atau karyawan.

“Berdasarkan data Disnakertran, sudah ada 902 buruh yang dirumahkan akibat perusahaan kesulitan ekonomi dampak pandemi Covid-19. Hal itu yang menjadi pertimbangan,” ungkapnya.

Baca juga: Mahasiswa UNIS Aplikasikan Hidroponik Dikontrol Pakai HP di Mauk

Selain itu, lanjut Tajudin, pertimbangan lain adalah berdasarkan Surat Edaran (SE) Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Nomor 4 tahun 2020 tentang Penetapan Upah tahun 2021 dan Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten Nomor 561 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi Banten tahun 2021.

“Untuk itu, kami putuskan UMK di Lebak tidak dinaikan,” ujarnya.

Tajudin berharap, keputusan terkait UMK Lebak 2021 ini bisa menguntungan pengusaha dan para buruh atau pekerja di tengah pandemi Covid-19.

“Iya harapan saya, keputusan ini sama-sama menguntungkan baik para buruh dan pengusaha,” harapnya. (aji/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *