Desa di Kabupaten Lebak Diguyur Dana BKK Rp5,5 Miliar

Desa di Kabupaten Lebak Diguyur Dana BKK Rp5,5 Miliar
Ketua DPRD Kabupaten Lebak, M Agil Zulfikar saat diwawancara.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Pemkab Lebak dan DPRD Kabupaten Lebak mengucurkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa dengan total sebesar Rp5,5 miliar pada tahun ini. Sayangnya, kucuran dana tersebut tidak menyasar seluruh desa di Kabupaten Lebak.

Ketua DPRD Kabupaten Lebak M Agil Zulfikar mengungkapkan, dana BKK desa dengan total sebesar Rp5,5 miliar tersebut hanya untuk 51 desa di Kabupaten Lebak. Anggaran tersebut untuk pembangunan infrastuktur di desa.

Bacaan Lainnya

“Baru 51 desa yang mendapatkan BKK dengan total Rp5,5 miliar. Itu dipergunakan untuk pembangunan jalan,” ungkapnya saat dikonfirmasi radar24news.com, Rabu (12/1/2022).

Baca juga: Pemkab Lebak Masih Sisakan 325 Kilometer Jalan Rusak

Menurutnya, DPRD Kabupaten Lebak sudah mengusulkan agar semua desa di Kabupaten Lebak mendapatkan BKK. Namun belum bisa direalisasikam oleh Pemkab Lebak tahun ini, karena keterbatasan anggaran. Alokasi anggaran Pemkab Lebak banyak dikucurkan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Bantuan BKK akan dilakukan secara bertahap, karena keterbatasan anggaran. Kita tahu bahwa banyak anggaran dialokasi untuk Covid-19 pada tahun ini,” terangnya.

Terkait besaran BKK desa tersebut, tambah Agil, tak semuanya desa mendapatkan bantuan yang sama. Artinya, ada desa yang hanya dapat bantuan Rp100 juta dan ada juga yang mendapatkan sebesar Rp500 juta.

“Untuk yang mendapatkan BKK sebesar Rp500 juta itu desa Cibarani di Kecamatan Cirinten. Itu karena kondisi jalan di desa tersebut banyak yang rusak,” tutupnya. (angga/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.