Dampak PPKM, Obyek Wisata di Kabupaten Serang Kembali Sepi

  • Whatsapp
Dampak PPKM, Obyek Wisata di Kabupaten Serang Kembali Sepi
Salah satu obyek wisata pantai di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang Sepi.

KABUPATEN SERANG, RADAR24NEWS.COM-Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) memberikan dampak langsung terhadap sektor pariwisata di Kabupaten Serang. Terutama obyek wisata pantai di Kecamatan Anyer yang saat ini kondisinya sepi.

Ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Barawista) Kabupaten Serang, Dede Sulaiman membenarkan, perpajangan PPKM berdampak terhadap kunjungan obyek wisata pantai di Kabupaten Serang, seperti Kecamatan Anyer dan Cinangka.

Bacaan Lainnya

“Untuk kondisi wisata Pasir Putih Anyer sepi, menurun sekitar 30 peresen dibandingkan sebelum penerapan PKKM,” kata Dede kepada radar24news.com, Senin (1/3/2021).

Baca juga: Rampok Pegawai Koperasi BMI di Mauk, Teknisi Hotel Santika Dibekuk

Dede berharap, PPKM di Kabupaten Serang tak diperpanjang karena berdampak langusng terhadap kunjungan wisata. Kondisi ini juga dikeluhkan oleh pelaku usaha di Kecamatan Anyer dan Cinangka.

“Kalau bisa bantuan untuk pelaku usaha diperjelas, kita baru dapat dua kali, katanya tiga kali. Ekonomi bagi pelaku usaha sangat terasa karena diberlakukan PPKM,” ujarnya.

Dede berharap Dinas Parawisata (Dispar) Kabupaten Serang kembali bisa fokus mempromosikan wisata Pantai. Sebab selama ini Dispar hanya fokus untuk mempromosikan desa wisata.

“Kita berharap Dispar aktif untuk mempromosikan wisata pantai di masa pandemi, karena sampai saat in belum ada langkah yang kongrit dari Dispar Kabupaten Serang untuk memajukan Wisata di Anyer. Jadi Cinangka kan terkenal dengan wisata pasir putihnya, bukan desa wisata,” tuturnya.

Senada disampikan Dede, salah seorang pelaku usaha di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang Anyer Fajar mengaku, penghasilanya menurun drastis saat pandemi Covid-19. Terlebih diberlakukanya PPKM.

“Sekarang anak-anak sekolah daring, ada biaya tambahan untuk memberikan paket data setiap bulannya. Sedangkan, usaha makin seret seperti ini,” singkatnya. (jum)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.