TANGSEL, RADAR24NEWS – Drama baru muncul soal Kerja Sama Sampah Tangsel Pandeglang. DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi bakal memanggil Pemkot Tangsel usai Pemkab Pandeglang memutuskan pembatalan kerja sama pembuangan sampah.
Langkah ini diambil DPRD Tangsel buat cari kejelasan, karena proyek kerja sama antar-daerah itu sebelumnya sudah diteken dalam nota kesepahaman (MoU).
DPRD Tangsel Panggil Pemkot
Ketua DPRD Tangsel, Abdul Rasyid, menegaskan pihaknya ingin mendengar langsung alasan dan progres dari Pemkot Tangsel terkait kerja sama sampah yang batal.
“Kami akan panggil Pemkot Tangsel. Kami minta penjelasan resmi dulu terkait tindak lanjut dari rekomendasi yang sudah disampaikan Pansus (Panitia Khusus) maupun Badan Anggaran,” kata Rasyid, Selasa (2/9/2025).
Menurutnya, DPRD punya tanggung jawab buat memastikan hasil kerja Pansus dan rekomendasi anggaran dijalankan dengan benar. Karena itu, komunikasi resmi dari Pemkot Tangsel sangat dibutuhkan.
DPRD Tunggu Langkah Lanjutan
Rasyid menambahkan DPRD masih akan memantau perkembangan sebelum menentukan opsi atau langkah lanjutan.
“Kalau memang batal, tentu kita harus cari alternatif lain. Tapi kita tunggu dulu kejelasan resminya,” tegasnya.
Baca Juga: MoU Kerjasama Sampah Pandeglang–Tangsel Kandas, Benyamin: “Kami Tunggu Surat Resmi”
DLH Tangsel: Surat Resmi Belum Diterima
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel, Bani Khosyatullah, mengaku pihaknya belum menerima surat resmi dari Pemkab Pandeglang terkait pembatalan kerja sama buang sampah.
“Kami hingga saat ini belum menerima surat resmi dari Pemkab Pandeglang terkait pembatalan kerjasama itu,” singkat Bani saat dikonfirmasi via pesan singkat.
Kenapa Isu Sampah Ini Penting?
Kerja sama ini awalnya jadi solusi buat masalah over kapasitas TPA Cipeucang Tangsel. Dengan adanya kerja sama, sebagian sampah Tangsel bakal dibuang ke Pandeglang. Tapi kalau benar batal, maka Tangsel harus buru-buru cari opsi lain.
Redaktur: Imron Rosadi







































