KOTA TANGSEL, RADAR24NEWS.COM–Warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) boleh senyum-senyum harap-harap cemas. Soalnya, wacana lama soal MRT Tangsel mulai ada titik terang. PT MRT Jakarta (Perseroda) bakal memulai studi awal pengembangan jalur MRT ke Tangsel, dan proyek ini diklaim nggak bakal ngerepotin APBD. Yes, no drama anggaran!
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, menjelaskan bahwa perluasan MRT Jakarta ke Tangsel akan dilakukan lewat skema pembiayaan non-APBD, seperti Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
“Kita mau membangun jalur MRT ke Kota Tangerang Selatan tidak membebani anggaran Pemerintah Daerah, maka dari itu kami menjajaki lewat skema KPBU,” ujar Farchad berdasarkan keterangan tertulisnya, Minggu (13/7/2025).
MRT Tangsel Masih Tahap Penjajakan, Tapi Sinyalnya Positif
Studi tersebut akan menyasar aspek teknis, sosial, fiskal, sampai regulasi, karena lintasan MRT bakal menyeberang provinsi. Komunikasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemkot Tangsel pun sudah berjalan. Tapi, belum ada angka pasti soal biaya dan jadwal pelaksanaan.
“Kita masih analisis awal, belum ada estimasi biaya. Tapi komunikasinya sudah intens,” lanjut Farchad.
FYI, proyek MRT Tangsel juga sudah masuk dalam dokumen RPJMN 2025 lewat Perpres No. 12/2025. Jadi bukan sekadar wacana, bro!
Suara Warga Tangsel: Ada yang Antusias, Ada yang Skeptis
Warga Serpong Utara, Nisa Aulia (27), mengaku excited banget dengan kabar ini.
“Wah kalau beneran MRT masuk Tangsel, hidup gue bisa lebih teratur! Nggak perlu ngadu nasib di KRL yang padat. Cuma ya semoga bukan cuma janji politik doang sih,” kata Nisa sambil tertawa kecil.
Sementara itu, Yoga Prasetyo (34), warga Ciputat Timur, masih wait and see.
“Gue udah dengar wacana MRT ke Tangsel dari zaman kuliah. Sekarang udah punya anak dua, belum jadi juga. Tapi kalau udah mulai studi sih, lumayan bikin optimis,” ujarnya.
Baca Juga: Bukan Mimpi Lagi, MRT di Tangsel Masuk Tahap Studi Kelayakan
Transportasi Publik = Investasi Masa Depan
Pengembangan MRT ke Tangsel dianggap penting untuk mengurai kemacetan Jabodetabek dan memperkuat konektivitas antarkota. Dengan skema KPBU, MRT bisa tetap jalan tanpa bikin anggaran daerah tekor.
Pemprov DKI Jakarta juga dikabarkan sudah siap menyuntik modal awal untuk proyek ini. Sekarang tinggal tunggu kelanjutannya—dan harapan warga sih, jangan PHP (Pemberi Harapan Palsu)!
Editor: Imron Rosadi







































