TANGSEL, RADAR24NEWS.COM—Setelah bertahan selama lebih dari 15 tahun, tempat prostitusi di Tangsel akhirnya resmi dibongkar. Lokasi yang selama ini berada di Kampung Ranca Saga Batu Belah, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, menjadi sorotan karena berdiri di atas lahan milik BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) dan Sinarmas Land.
Penertiban Besar-besaran di Lokasi Prostitusi Lama Tangsel
Aksi penertiban ini dilakukan pada Kamis (10/7/2025) dan melibatkan 169 personel gabungan. Mereka terdiri dari unsur Polsek Cisauk, Satpol PP Tangsel, Koramil Serpong, Security BRIN dan Sinarmas, serta sejumlah instansi lainnya.
Menurut Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya, total ada 16 bangunan semi permanen yang ditertibkan. Bangunan-bangunan tersebut telah lama dikenal sebagai tempat prostitusi Tangsel yang bikin resah warga, khususnya di malam hari.
“Lokasi ini telah beroperasi lebih dari 15 tahun di atas lahan milik BRIN dan Sinarmas, dan kerap menimbulkan keresahan warga karena aktivitas malam hari yang mengganggum,” ujar Dhady dalam keterangannya.
Aksi Tanpa Perlawanan, Proses Penertiban Humanis
Uniknya, penertiban berjalan mulus dan tanpa perlawanan. Ini karena para penghuni bangunan liar sudah lebih dulu pergi, sehingga tak ada aksi protes ataupun gesekan di lapangan.
“Kami lakukan pendekatan humanis. Tidak ada gesekan, karena semua pihak paham akan status lahan yang digunakan secara ilegal,” tambah Dhady.
Lokasi Prostitusi di Tangsel Akhirnya Ditutup, Warga Lega
Warga setempat pun menyambut baik pembongkaran tempat prostitusi di Tangsel ini. Banyak yang mengaku lega karena kawasan tersebut kini kembali steril dari aktivitas yang mengganggu kenyamanan lingkungan.
Aksi ini juga menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membersihkan wilayah dari aktivitas ilegal, terutama yang berkaitan dengan praktek prostitusi dan bangunan liar.
“Warga disini, sudah mengeluh dengan lokasi itu. Syukur sekarang sudah dibongkar,” kata Tati (32), warga setempat kepada wartawan saat menyaksikan langsung pembongkaran.
Kenapa Penting? Ini Dampaknya
+ Positif untuk lingkungan: Tak ada lagi suara bising & kerumunan mencurigakan malam-malam.
+ Warga merasa lebih aman: Area sekitar lebih kondusif dan nyaman untuk anak-anak.
+ Pemerintah lebih tegas: BRIN dan Sinarmas Land menunjukkan aksi nyata dalam menjaga asetnya.
Penertiban tempat prostitusi Tangsel ini jadi bukti bahwa semua hal yang bertentangan dengan aturan lambat laun akan ditindak. Warga mendukung, aparat bergerak cepat, dan Tangsel perlahan kembali bersih dari aktivitas negatif. Bye-bye lokalisasi ilegal!
Editor: Imron Rosadi







































