TANGSEL, RADAR24NEWS.COM-Sempat viral di media sosial (medsos) terkait Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dekat UIN Jakarta yang sempat viral karena kondisinya yang tak layak? Kabar terbaru, Pemkot Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) akhirnya memastikan bahwa JPO tersebut akan direlokasi dan dibangun ulang, dan yang lebih mengejutkan: pendanaannya akan ditanggung pihak swasta.
Kepastian ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tangsel, Maulana Prayoga Utama Putra. Ia menyebut bahwa relokasi JPO dekat UIN Jakarta kini sudah masuk tahap perencanaan matang dan lintas sektor.
“Saat ini dalam proses. Kita sudah koordinasi dengan Dinas Perhubungan, Dinas Cipta Karya, bahkan melibatkan UIN dan pihak swasta. Semua bergerak,” ujar Yoga, Jumat (27/6/2025).
Relokasi Didanai Pihak Swasta, Pemerintah Fokus pada Regulasi
Menariknya, proyek ini semula direncanakan menggunakan dana dari pemerintah. Tapi seiring perkembangan, pihak swasta menyatakan kesediaan untuk membiayai sepenuhnya pembangunan JPO baru.
“Awalnya Pemda atau UIN yang akan bangun, tapi sekarang pihak swasta yang ambil alih. Kita hanya bantu dari sisi perizinan dan teknis,” ujar Yoga.
DPMPTSP memastikan tidak ada jalan pintas soal perizinan. Semua prosedur akan dijalankan dengan baik, meskipun tetap diberikan asistensi agar tidak memakan waktu lama.
Desain Baru, Lokasi Lebih Strategis
Relokasi JPO ini juga mempertimbangkan desain baru yang lebih fungsional dan nyaman. Desain sementara sudah mulai dibahas di level pimpinan dan akan memastikan akses yang aman, estetis, dan efektif mengurai kemacetan.
“Kita mau yang baru ini benar-benar solusi. Bukan cuma asal bangun. Jadi selain akses yang aman, dia juga harus sesuai regulasi teknis yang berlaku,” pungkas Yoga.
Baca Juga: Nyebrang di Depan UIN Jakarta Bakal Lebih Chill, JPO Baru Siap Dirancang
JPO Lama: Sumber Masalah Lalu Lintas dan Ancaman Keselamatan
Lokasi JPO yang sebelumnya berdiri di Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, disebut sebagai biang kemacetan dan tidak ramah pejalan kaki. Banyak mahasiswa UIN Jakarta yang mengeluhkan betapa susahnya menyebrang di titik tersebut.
“Kalau pagi dan sore tuh, ngeri banget. Mobil banyak, orang nyebrang sembarangan karena jembatannya nggak nyaman dipakai,” kata Azka (21), mahasiswa UIN Jakarta jurusan Komunikasi.
UIN Jakarta Dukung Penuh Proyek Ini
Pihak UIN Jakarta disebut aktif terlibat dalam diskusi dan menyambut baik rencana relokasi tersebut. Mengingat banyaknya mahasiswa dan civitas kampus yang bergantung pada akses ini setiap hari, pembangunan JPO baru sangat dinanti.
Dengan melibatkan pihak swasta, Pemkot Tangsel menunjukkan inovasi dalam menangani permasalahan infrastruktur publik. Relokasi JPO dekat UIN Jakarta bukan hanya soal membangun ulang, tapi juga menjawab kebutuhan masyarakat, meningkatkan keselamatan, dan merespons tuntutan zaman.
Editor: Imron Rosadi








































