TANGSEL, RADAR24NEWS.COM-Warga Ciputat dan sekitarnya perlu bersiap! PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta resmi menutup Perlintasan Sudimara yang berlokasi di Jalan Jombang Raya, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), setiap malam mulai Rabu (18/6) hingga Senin (23/6/2025). Penutupan dilakukan pada pukul 23.20 WIB hingga 04.30 WIB untuk mendukung proses perbaikan geometri rel dan penggantian komponen pelintasan sebidang.
Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan keandalan perjalanan kereta api, yang sering terganggu akibat kondisi rel yang sudah mulai aus dan tidak stabil.
“Perbaikan ini bertujuan untuk memastikan kondisi prasarana perkeretaapian tetap andal dan nyaman, baik bagi perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan,” ujar Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Kamis (19/6/2025).
Apa Saja yang Diperbaiki?
Pekerjaan meliputi:
- Perbaikan geometri lintasan
- Pembongkaran pelintasan eksisting
- Penggantian rel dan bantalan beton
“Selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat diimbau tidak melintasi jalur ini pada malam hari, dan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan maupun keterlambatan,” kata Ixfan.
Baca Juga: Miris! Akses Jalan Ditutup PT KAI, Ibu Hamil Lahiran di Kolong Tol di Tangerang
Komitmen untuk Keselamatan Jangka Panjang
Perlintasan Sudimara memang menjadi salah satu titik rawan kemacetan dan kecelakaan di Ciputat. Maka dari itu, KAI Daop 1 berharap perbaikan ini bisa memberikan manfaat jangka panjang.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan mengucapkan terima kasih atas pengertian masyarakat,” tutup Ixfan.
Suara Warga: “Lebih Baik Sabar daripada Celaka”
Sejumlah warga mengaku penutupan ini cukup merepotkan, namun mereka paham bahwa keselamatan lebih penting.
“Saya biasa pulang kerja malam lewat pelintasan Sudimara. Sempat kaget pas ditutup, tapi ya mending begitu daripada nunggu korban kecelakaan,” kata Anisa (29), warga Jombang.
Warga lain, Rahmat (34), juga setuju dengan langkah KAI.
“Kalau relnya sudah nggak rata, bisa bahaya juga buat pengendara. Makanya saya dukung perbaikannya, asal jangan lama-lama,” ujarnya sambil tersenyum.
Editor: Imron Rosadi







































