SERANG, RADAR24NEWS.COM-Kabar baik buat para pejuang kesehatan di lini terdepan! Mulai tahun 2025, kader posyandu Kabupaten Serang bakal menerima insentif baru sebesar Rp100 ribu per bulan, naik dari sebelumnya Rp75 ribu. Langkah ini jadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati Serang, Ratu Rachmatu Zakiyah, yang ingin mengapresiasi kerja keras para kader dalam melawan stunting dan menjaga layanan sosial dasar.
“Kader posyandu itu ibarat garda depan. Mereka enggak cuma bantu kesehatan anak-anak, tapi juga pendidikan, dan bahkan pelayanan perumahan rakyat,” ujar Bupati Zakiyah, Sabtu (21/6/2025).
Kenaikan ini bukan cuma janji doang. Bahkan, tunggakan insentif dari Januari hingga Juni tahun ini juga langsung ditransfer ke rekening para kader. Totalnya, ada 7.690 kader posyandu aktif yang tersebar di 1.538 posyandu dari 29 kecamatan se-Kabupaten Serang.
Target: Generasi Emas, Nol Stunting!
Di tengah tugas yang makin banyak, apresiasi ini jadi bentuk dukungan moral juga. Bayangkan aja, mereka setiap bulan ngecek tumbuh kembang anak, edukasi gizi, bantu penimbangan balita, hingga kasih pendampingan ibu hamil. Semuanya dilakukan dengan hati, bukan cuma formalitas.
“Saya berharap langkah ini bisa mendorong semangat para kader untuk terus membantu pemerintah daerah, dalam mencetak generasi emas bebas stunting di Kabupaten Serang,” tutip Bupati Zakiyah.
Baca Juga: Mantan Bupati Gagas, Bupati Baru Gas! Masjid Terapung Banten Segera Berdiri
Kader Posyandu Merasa Dihargai Pemkab Serang
Kenaikan intensif ini mendapat apresiasi sejumlah kader posyandu. Salah satunya adalah Yani, warga Kecamatan Pontang. Dia mengucapkan termasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Serang.
“Saya merasa lebih dihargai sekarang. Mungkin nominalnya nggak besar, tapi perhatian dari pemerintah itu bikin kami makin semangat,” ujar Yani.
Hal sama juga disampaikan, Siti, Kader Posyandu asal Kecamatan Kramatwatu. Dia menyampaikan bahwa kenaikan insentif ini bisa memberikan semangat baru untuk menjalankan tugas sosial.
“Kerja kami dari kampung ke kampung, dari bayi sampai ibu-ibu. Jadi pas insentif naik, itu seperti pengakuan bahwa kerja kami penting,” singkat Siti.
Editor: Imron Rosadi








































