LEBAK, RADAR24NEWS—Sebanyak 339 Kades (Kepala Desa) dan ribuan Prades(Perangkat Desa) di Kabupaten Lebak siap ikut tes narkoba. Langkah ini jadi bukti serius mereka untuk mendukung gerakan pemberantasan narkoba dan memberikan contoh positif buat masyarakat.
Ketua Apdesi Kabupaten Lebak, Ajat Sudrajat, menegaskan kalau pihaknya ingin seluruh Kades dan Prades tampil bersih.
“Kita sebagai pelayan masyarakat harus jadi teladan. Makanya, 100 persen siap dites narkoba,” ujarnya, Sabtu (30/8/2025).
Anggaran Tes Narkoba Sudah Disiapkan
Tes ini bakal dibiayai lewat APBD Banten dengan alokasi sekitar Rp20 juta untuk setiap Kades dan 20 orang prades. Jadi, masalah dana sudah aman tinggal jalan.
Ajat juga mengungkapkan, Apdesi sudah kerja bareng dengan BNN untuk program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) yang diluncurkan di Desa Tambak Baya, Kecamatan Cibadak, awal Agustus lalu.
Komitmen Bersama Lawan Narkoba
Ajat berharap masyarakat juga ikut terlibat. Misalnya, jika di lingkungan ada aktivitas mencurigakan segera melapor ke kantor desa ata kepolisian terdekat.
“Kalau ada hal mencurigakan di lingkungan, segera laporkan. Kita harus sama-sama menjaga anak muda biar nggak terjerumus narkoba,” tambahnya.
Sementara itu, mantan Ketua Apdesi Lebak, Usep Pahlaludin, mendukung penuh langkah ini. Menurutnya, kalau ada Kades atau Prades yang nekat terlibat, sanksinya harus tegas: pemecatan.
“Ini soal masa depan generasi muda. Tes narkoba rutin buat aparatur desa jadi langkah preventif yang efektif,” tegasnya.
Jadi Role Model di Desa
Dengan adanya Tes Narkoba Kades Lebak nanti, para aparatur desa ingin membuktikan kalau mereka bisa jadi role model buat warganya.
“Harapannya, aksi ini bisa menekan ruang gerak bandar narkoba. Sekaligus bikin desa-desa di Lebak makin kuat dalam melawan penyalahgunaan narkoba,” tutup Usep.
Editor: Imron Rosadi








































