LEBAK, RADAR24NEWS.COM–Fenomena tanah bergerak di Lebak bikin warga di tiga kecamatan nggak bisa tidur nyenyak. Dari retakan kecil sampai rumah ambruk, semuanya bikin deg-degan. Lokasinya ada di Desa Sukarendah (Kecamatan Warunggunung), Desa Sukadaya (Kecamatan Cikulur), dan Desa Girimukti (Kecamatan Cilograng). Bencana ini udah terasa sejak akhir 2024 di Girimukti dan makin parah awal Agustus 2025.
“Awalnya cuma retak sedikit, sekarang tembok rumah udah miring kayak Menara Pisa,” celetuk Andi (39), warga Girimukti, sambil menunjuk dinding rumahnya yang penuh garis retakan kepada wartawan, Sabtu (9/8/2025).
Baca Juga: Masih Menumpang, Korban Pergerakan Tanah di Desa Girimukti Cilograng Belum Dapat Solusi
Warga Mulai Mengungsi

Sejumlah warga memilih mengungsi ke rumah saudara atau tenda darurat. Pemerintah daerah sudah menurunkan bantuan logistik, tapi warga berharap ada solusi jangka panjang.
“Kalau cuma diberi mie instan dan air mineral, ya nggak cukup. Kami butuh tempat tinggal aman,” kata Ujang (50), warga Sukarendah.
Kerusakan Semakin Meluas
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak puluhan rumah terdampak, sebagian besar mengalami kerusakan sedang hingga berat. Jalan lingkungan pun ikut ambles, bikin akses warga makin sulit.
“Data sementara ada sekitar belasan rumah warga yang rusak, tapi untuk lebih pastinya kami masih menunggu data resmi dari tim yang masih di lapangan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama sata dikonfirmasi melalui telepon.
Penyebab Masih Diteliti
Menurut tim geologi, tanah bergerak di Lebak ini dipicu kombinasi curah hujan tinggi, kondisi tanah labil, dan struktur geologi setempat. Wilayah ini memang masuk zona rawan gerakan tanah.
“Berdasarkan penelitian tim geologi, tiga kecamatan itu sangat rawan tanah bergerak,” tutup Febby.
Harus Dilakukan Pencegahan dari Pemerintah
Fenomena tanah bergerak di Lebak jadi pengingat bahwa bencana alam nggak cuma gempa atau banjir. Warga dan pemerintah perlu sigap, bukan cuma pas kejadian, tapi juga dalam pencegahan jangka panjang.
QnA: Seputar Tanah Bergerak di Kabupaten Lebak

1. Apa penyebab tanah bergerak di Lebak?
Tanah bergerak di Lebak dipicu hujan deras, kondisi tanah yang labil, dan struktur geologi yang rawan pergeseran.
2. Berapa kecamatan yang terdampak?
Ada tiga kecamatan terdampak: Warunggunung, Cikulur, dan Cilograng.
3. Apa yang dilakukan pemerintah?
BPBD menurunkan bantuan logistik, memantau pergerakan tanah, dan menyiapkan titik pengungsian.
4. Apakah warga sudah mengungsi?
Ya, sebagian warga mengungsi ke rumah keluarga atau tenda darurat demi keamanan.
Baca terus Radar24news.com buat update terbarunya ya!
Editor: Imron Rosadi







































