LEBAK, RADAR24NEWS.COM–Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Kesehatan terus mendorong peningkatan layanan dasar kesehatan dengan menargetkan semua Puskesmas di Lebak menjadi rawat inap. Dari 44 Puskesmas yang tersebar di wilayah ini, saat ini baru 28 yang sudah menyediakan fasilitas rawat inap, sementara 16 sisanya masih melayani rawat jalan.
Puskesmas Sobang Rawat Inap Tahun Ini
Plt Kepala Dinas Kesehatan Lebak, Endang Komarudin, mengatakan pengembangan fasilitas rawat inap di seluruh kecamatan menjadi prioritas untuk memperdekat akses pelayanan kesehatan masyarakat.
“Puskesmas Sobang tahun ini sedang dibangun, dan nantinya akan menjadi Puskesmas rawat inap. Target kami, ke depan setiap kecamatan di Lebak memiliki minimal satu Puskesmas rawat inap,” kata Endang, Kamis (24/7/2025).
Ia menjelaskan bahwa selain untuk mendekatkan layanan, penambahan puskesmas rawat inap juga akan membantu mengurangi antrian di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, yang selama ini menjadi rujukan utama masyarakat Lebak.
Selain itu, pelayanan dasar juga diperkuat melalui Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Posyandu yang tersebar di desa-desa.
“Kalau hanya satu Puskesmas per kecamatan, masyarakat di wilayah pelosok tetap akan kesulitan. Makanya ada Pustu dan Posyandu sebagai jembatan layanan,” tambahnya.
Namun demikian, Endang juga mengakui masih ada tantangan, terutama keterbatasan lahan dan sarana medis yang membuat proses alih fungsi rawat jalan ke rawat inap butuh waktu.
Suara Warga: Rawat Inap Itu Penting
Reni Astuti (38), warga Kecamatan Banjarsari, mengaku sering kesulitan membawa orang tuanya berobat ke RSUD karena jarak tempuh yang jauh dan antrean yang panjang.
“Kalau Puskesmas bisa rawat inap, kami nggak perlu panik tiap kali orang tua kambuh. Bisa langsung ditangani di sini, dekat rumah,” kata Reni kepada radar24news.com.
Ia berharap pembangunan Puskesmas rawat inap bisa segera merata hingga pelosok kecamatan.
FAQ – Pertanyaan Seputar Layanan Puskesmas
Q: Puskesmas menyediakan layanan apa saja?
Puskesmas menyediakan layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, mulai dari pengobatan umum, imunisasi, KB, layanan ibu hamil, hingga kesehatan gigi dan gizi.
Q: Pelayanan Puskesmas meliputi apa saja?
Pelayanan meliputi pengobatan dasar, rawat jalan, rawat inap (jika tersedia), pemeriksaan ibu hamil, bayi dan balita, imunisasi, gizi, serta layanan TB, HIV, dan kesehatan lingkungan.
Q: Fasilitas pelayanan apa saja yang ada di Puskesmas?
Fasilitas bervariasi, namun umumnya mencakup ruang konsultasi, apotek, ruang rawat inap, laboratorium sederhana, poli gigi, dan unit gawat darurat ringan.
Q: Layanan apa saja yang termasuk dalam program KIA di Puskesmas?
Program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) mencakup pemeriksaan kehamilan, persalinan, perawatan nifas, imunisasi bayi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.
Q: Apakah pelayanan di Puskesmas gratis?
Sebagian layanan dasar bisa diakses gratis, terutama jika peserta JKN (BPJS Kesehatan) aktif. Namun ada layanan tertentu yang bisa dikenakan biaya tergantung regulasi daerah.
Editor: Imron Rosadi








































