LEBAK, RADAR24NEWS.COM–Operasi Patuh Maung 2025 kembali menggebrak jalanan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Bukan cuma teguran lisan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lebak menindak tegas para pelanggar aturan lalu lintas yang berkeliaran di wilayah jantung Kabupaten Lebak itu. Dalam sepekan, hampir seribu pelanggar terjaring razia.
AKP Muhammad Hafizh, Kasat Lantas Polres Lebak, menyebut penindakan dilakukan secara menyeluruh di sejumlah titik strategis.
“Kami fokus di Jalan Maulana Hasanudin dan kawasan padat kendaraan lainnya. Yang tidak pakai helm, lawan arus, atau pakai knalpot brong, langsung kami tindak,” tegasnya, Selasa (22/7/2025).
962 Pelanggar Kena Tindak
Data resmi menyebutkan, hingga hari keenam Operasi Patuh Maung, total 962 pelanggaran tercatat. Rinciannya:
Tilang manual: 245
ETLE (tilang elektronik): 164
Teguran tertulis: 342
Teguran lisan: 211
Mayoritas pelanggaran dilakukan pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm serta tidak membawa surat-surat kendaraan yang lengkap.
Lebih dari Sekadar Razia
Tak hanya menilang, petugas juga aktif memberikan edukasi kepada pengguna jalan. Tujuannya bukan semata-mata memberi sanksi, tapi mendorong lahirnya budaya tertib lalu lintas di kalangan masyarakat Rangkasbitung.
“Operasi Patuh Maung ini bagian dari upaya menekan angka kecelakaan di jalan raya. Edukasi tetap jalan, tapi yang melanggar aturan tetap harus ditindak. Ini demi keselamatan bersama,” ujar Hafizh.
Operasi Berlanjut, Lokasi Dinamis
Operasi Patuh Maung 2025 masih akan berlangsung hingga dua pekan ke depan. Lokasinya akan bergeser sesuai titik rawan pelanggaran. Masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan dan melengkapi surat-surat kendaraan serta alat keselamatan seperti helm dan spion.
FAQ: Seputar Rangkasbitung dan Operasi Patuh Maung
Q: Apakah Rangkasbitung termasuk Kabupaten Lebak?
A: Ya, Rangkasbitung adalah ibu kota Kabupaten Lebak.
Q: Berapa banyak pelanggar di Operasi Patuh Maung 2025?
A: Dalam enam hari pertama, tercatat 962 pelanggar.
Q: Apa saja pelanggaran terbanyak?
A: Tidak pakai helm, surat kendaraan tidak lengkap, knalpot brong, dan melawan arus.
Q: Berapa lama Operasi Patuh Maung akan berlangsung?
A: Operasi ini berlangsung selama dua pekan sejak dimulai, dengan lokasi razia yang berpindah-pindah.
Q: Tujuan Operasi Patuh Maung itu apa?
A: Untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan menekan angka kecelakaan jalan.
Editor: Imron Rosadi








































