KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS—PDI Perjuangan Kota Tangerang lagi sibuk nih! Partai berlambang banteng moncong putih ini mulai menggelar pleno Pengurus Anak Cabang (PAC) di 13 kecamatan. Dari pleno inilah, nama-nama calon Ketua DPC dan calon Ketua DPD periode 2025–2030 mulai bermunculan—dan katanya sih murni hasil aspirasi akar rumput.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang, Gatot Wibowo, bilang kalau pleno PAC jadi titik awal konsolidasi besar-besaran pasca Pemilu 2024.
“Usulan lahir dari bawah, dari kader sendiri. Targetnya akhir Agustus semua kecamatan sudah selesai pleno,” ucapnya, Sabtu (30/8/2025).
Dari Akar Rumput ke DPP
Pleno PAC ini bukan formalitas doang. Usulan nama calon ketua yang muncul di tingkat kecamatan bakal naik ke rapat pleno DPC, diteruskan ke DPD, lalu difinalkan di DPP. Prosesnya berjenjang, dan setiap tahap ada seleksi sampai fit and proper test.
Menurut Gatot, sistem ini sengaja dibuat biar kepemimpinan partai benar-benar berasal dari kader yang tumbuh di bawah.
“Prinsipnya suara dari kader akar rumput. Semua tahapan kita pastikan transparan dan partisipatif,” jelasnya.
Fokus: Konsolidasi dan Regenerasi
Buat Gatot, konsolidasi kali ini bukan cuma soal kursi ketua. DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang juga lagi merapikan struktur organisasi dari tingkat anak ranting sampai DPC. Ada kader yang sudah wafat, ada yang pindah domisili, jadi butuh regenerasi biar mesin partai makin solid.
“Regenerasi itu keniscayaan. Momentum ini kita gunakan buat peremajaan kepengurusan supaya lebih siap menghadapi agenda politik ke depan, termasuk Pilkada dan Pemilu 2029,” katanya.
Siap Hadapi Agenda Politik Besar
Wakil Ketua DPD PDIP Banten, Hendri Zen, menambahkan kalau mekanisme konsolidasi ini beda dengan pemilihan langsung. Ada proses penyaringan biar hanya kader terbaik yang bisa maju.
Dengan strategi ini, PDI Perjuangan Kota Tangerang pengin memastikan kalau partai siap banget menghadapi panggung politik lima tahun ke depan. Dari Pilkada, Pileg, sampai Pemilu 2029, mereka nggak mau setengah-setengah.
Editor: Imron Rosadi








































