KAB. TANGERANG, RADAR24NEWS–Tumpukan sampah menutupi aliran kali sekunder di Desa Lemo, Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Sampah plastik, styrofoam, botol kaca hingga ranting kayu membuat aliran air tersumbat. Kondisi ini dikhawatirkan bisa memicu banjir jika tidak segera ditangani.
Camat Teluknaga, Kurnia, menegaskan pihaknya akan melakukan aksi bersih-bersih besar-besaran dengan melibatkan berbagai pihak.
“Tumpukan sampah itu bakal dibersihkan bersama. Tim pesapon kecamatan akan turun dibantu perangkat Desa Lemo, DLHK Kabupaten Tangerang, dan BBWS,” ujar Kurnia saat monitoring sampah di lokasi, Minggu (24/8/2025).
Alat Berat Siap Diterjunkan
Kurnia menjelaskan bahwa pihaknya akan menurunkan alat berat Komatsu PC 45 untuk mengeruk sampah yang menimbun kali. Selain itu, beberapa armada truk dari DLHK, kecamatan, dan BBWS disiapkan untuk mengangkut sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin.
“Kami juga akan pasang sekat pelampung agar bisa mengetahui sumber sampah dari mana, supaya penanganannya lebih tepat,” jelasnya.
Baca Juga: Drama 10 Tahun Berakhir! Stadion Mini Tunas Jaya Teluknaga Akhirnya Diambil Alih Pemkab Tangerang
Perubahan Perilaku Jadi Kunci
Meski pemerintah menyiapkan langkah teknis, Camat menegaskan bahwa solusi utama tetap pada perubahan perilaku masyarakat.
“Penyelesaian sampah ini harus dimulai dari hulunya, yaitu perilaku masyarakat. Kami minta warga jangan lagi buang sampah ke kali, supaya masalah ini tidak berulang,” tegas Kurnia.
Warga Desa Lemo Teluknaga Resah
Warga setempat mengaku resah dengan kondisi ini. Ani (37), warga Desa Lemo, mengatakan sampah yang menumpuk bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan bau tak sedap.
“Kalau siang baunya menyengat sekali, apalagi saat panas. Kami khawatir juga nanti kalau hujan bisa banjir karena airnya tidak mengalir,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Suparman (45), warga lain yang tinggal tak jauh dari lokasi. Ia berharap aksi bersih-bersih kali benar-benar dilakukan, bukan sekadar janji.
“Setiap tahun masalah sampah ini muncul lagi. Kami minta pemerintah serius, dan warga juga jangan buang sampah sembarangan. Kalau tidak ada kesadaran, masalah ini tidak akan selesai,” katanya.
Harapan Warga Desa Lemo Teluknaga
Masyarakat berharap aksi bersih-bersih kali ini benar-benar memberi dampak jangka panjang. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan warga, masalah sampah di Desa Lemo Teluknaga diharapkan tidak lagi menjadi momok tahunan.
Editor: Imron Rosadi




































