KAB. TANGERANG, RADAR24NEWS.COM– Sejumlah warga Perumahan Puri Teluk Jakarta, Kelurahan Kuta Bumi, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang mengeluh bangunan liar di bantaran Kali Pangodokan bikin aliran air mampet dan rawan banjir.
Santi mengatakan, pemandangan Kali Pangodokan yang dulu lebar dan bersih kini tinggal kenangan. Setiap kali hujan deras, ia sudah siap-siap memindahkan barang dari lantai dasar rumahnya.
“Dulu kali ini lebar, sekarang menyempit karena banyak bangunan liar. Kalau hujan, banjir cepat naik,” keluhnya sambil menunjuk tumpukan bangunan yang nyaris menutup bantaran kali, Jumat (8/8/2025).
Rudi, tetangga Santi yang rumahnya hanya berjarak beberapa meter dari kali, juga merasakan keresahan yang sama. Ia bilang air kini lebih sering meluap karena jalur alirannya terhalang.
“Air jadi mampet. Takutnya pas musim hujan nanti malah numpah ke rumah. Udah trauma sama banjir tahun lalu,” ujarnya dengan nada khawatir.
Hasil Pendataan: 12 Bangunan Liar Berdiri
Keluhan warga ini akhirnya memicu langkah cepat dari pihak kantor Kecamatan Pasar Kemis dan Kelurahan Kuta Bumi. Mereka mendata sekaligus mensosialisasikan aturan kepada para pemilik bangunan di bantaran Kali Pangodokan, tepatnya di Jalan Teluk Jakarta.
Camat Pasar Kemis, Nurhanudin, mengungkapkan ada 12 bangunan yang berdiri di lokasi tersebut, sebagian digunakan untuk usaha, sebagian lagi sebagai tempat tinggal.
“Kami sampaikan soal aturan penggunaan lahan bantaran sungai dan fungsi saluran, supaya tidak ada penyumbatan,” jelasnya.
Baca Juga: Digerebek! Lokasi Sabung Ayam di Pasar Kemis Dibongkar Polisi
Bangunan Liar Terancam Dibongkar
Nurhanudin menegaskan, jika setelah sosialisasi tidak ada tindak lanjut dari pemilik bangunan, maka langkah pembongkaran akan ditempuh.
“Kami berharap pemilik mau menertibkan sendiri. Kalau tidak, ya akan ada tindakan sesuai aturan,” tegasnya.
Aturan Bantaran Kali Bukan Main-Main
Pemerintah menekankan bahwa bantaran kali adalah area bebas bangunan demi menjaga kelancaran aliran air. Apalagi Teluk Jakarta Pasar Kemis kerap jadi sorotan saat.
Baca terus Radar24news.com buat update terbarunya ya!
Editor: Imron Rosadi




































