Cerita Pilu Korban Gusuran Citra Maja Raya, 5 Tahun Hanya Diberikan Fotocopy AJB (1)

Cerita Pilu Korban Gusuran Citra Maja Raya, 5 Tahun Hanya Diberikan Fotocopy AJB
tiang panjang flyover atau jalan layang kawasan Citra Maja Raya, Desa Curug Badak, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak pernah berdiri rumah Jariah bersama keluarganya.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Sudah jatuh, terimpa tangga. Pepatah itu tampak cocok menggambarkan kondisi Jariah, warga Kampung Maja Sinyal RT 006 RW 001, Desa Curug Badak, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak.

Dia merupakan salah satu korban gusuran proyek Kawasan Citra Maja Raya yang masih menanti ganti untung sebagai kompensasi relokasi. Padahal, lahan seluas 1.000 meter persegi dan bangunan rumah miliknya sudah disulap menjadi flyover atau jalan layang di Kawasan Citra Maja Raya.

Bacaan Lainnya

Jariah menuturkan, awalnya dia tetap bertahan untuk tidak menjual tanah peninggalan orang tuanya tersebut, meski pun calo tanah berinisial SO alias MS saat itu beberapa kali menjanjikan ganti untung yang besar.

Namun akhirnya pada tahun 2016 lalu, SO alias MS membujuknya dengan memberikan tanah pengganti atau ruilslag dengan luas yang sama. Lokasinya sekira 500 meter dari lokasi awal tanah miliknya. Akhirnya, tawaran itu disepakati karena tak jauh dari tanah awal.

“Tapi, setelah rumah dihancurkan dan tanah saya sudah berubah menjadi flayover. SO alias MS hanya memberikan fotokopi AJB (Akte Jual Beli) tanah yang saat ini ditempati (tanah ruislag). Saya tidak tahu apakah benar ini tanah milik SO alias MS, karena sudah 5 tahun AJB asli tak kunjung diberikan,” terang Jariah kepada radar24news.com, Senin (21/3/2022).

Juriah mengaku sudah berulang kali mendatangi orang kepercayaan dan rumah SO alias MS di wilayah Kota Bekasi. Namun upaya tersebut belum membuahkan hasil karena SO alias MS tidak pernah bisa ditemui. Selanjutnya, Juriah mendatangi kantor Desa Curug Badak untuk meminta bantuan. Namun hingga saat ini belum juga ada hasil.

“Pihak desa bukan tidak tahu persoalan ini pak (menyebut wartawan), tapi tidak ada upaya untuk membantu saya secara maksimal. Padahal berdasarkan fotocopy AJB (tanah ruilslag) kepala Desa dan Sekretaris Desa Curug Badak juga menjadi saksi transaksi. Itu ada tanda tangannya di fotocopy AJB,” ucapnya.

Yang membuat Juriah heran, selama ini dia tetap ditagih dan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di tanah miliknya yang saat ini sudah berubah menjadi Flayover. Sementara tanah yang saat ini ditempati tidak pernah ditagih PBB.

“Meski pun sudah menjadi flayover, tanah itu saya yang membayar PBB hingga 2021 lalu pak. Kan ini aneh, sementara tanah yang ditempati ini tidak pernah ditagih PBB,” terang Juriah sambil memberikan fotocopy AJB.

Terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Curug Badak Asmadi mengaku tanda tangan dalam fotocopy di AJB milik Juriah tersebut asli ditandatanganinya. Namun, Asmadi enggan menjawab ketika ditanya AJB asli milik Juriah tersebut.

“Muhun kang (asli tandatanganya). Tadi saya sudah konfirmasi kepada Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Maja. Nanti katanya akan menghubungi akang,” singkat Asmadi saat ditanya AJB asli milik Juriah.

Sementara itu, radar24news.com sudah mendatangi rumah yang disebut-sebut milik SO alias MS di Kampung Kaburon, Desa Maja, Kecamatan Maja. Namun rumahnya dikunci rapat dan tak ada aktivitas di rumah tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, SO alias MS ini dikabarkan orang dekat Benny Tjokrosaputro terpidana kasus korupsi Jiwasraya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.