Catat, Sekolah Dilarang Menjual Buku LKS

  • Whatsapp
Dindik Kabupaten Tangerang
Kepala Dindik Kabupaten Tangerang, Syaifullah saat diwawancarai diruangnya.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) melarang sekolah menjual buku Lembar Kerja Siswa (LKS) kepada murid, baik dijual sendiri ataupun kerjasama dengan toko buku. Larangan jual LKS itu telah disampaikan melalui surat edaran kepada pihak sekolah.

Kepala Dindik Kabupaten Tangerang, Syaifullah mengatakan, praktik penjualan buku LKS sangat dilarang dan tidak diperbolehkan di SDN, SD Swasta, SMPN, dan SMP swasta. Untuk itu, Dindik sudah mengeluarkan surat edaran, agar setiap sekolah tidak menjual LKS. “Surat edaran larangan menjual LKS itu, sebagai salah satu tugas kami untuk mengingatkan temen-teman (pihak sekolah_red), agar berpedoman pada aturan Kemendikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan_red),” kata Syaifullah saat dihubungi wartawan, Senin (27/1/2020).

Bacaan Lainnya

Syaifullah menjelaskan, larangan penjualan buku paket atau LKS didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor  17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, dan Peraturan Menteri Pendidkan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 8 tahun 2016 tentang buku.

BACA JUGA: Terbukti Kunci Pojok Baca, Kepala Sekolah Bisa Disanksi

“Dua aturan itu, menegaskan kewajiban bagi setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun untuk mengikuti Pendidikan. Dan dalam Permendikbud itu melarang sekolah bertindak menjadi distributor atau pengecer buku kepada peserta didik,” jelasnya.

Syafullah menambahkan, jika ada sekolah yang masih menjual buku LKS dan lainnya kepada siswa,ia akan memanggil dan memberikan peringatan terhadap sekolah tersebut. Namun bila peringatan tidak digubris oleh pihak sekolah, resikonya ditangung pihak sekolah.

“Sekali lagi, surat edaran itu sebagai bentuk pembinaan kami kepada sekolah, tapi bila sekolah tetap menjual LKS dan lainnya, resiko ditanggung sendiri,” pungkasnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *