Camat Pasar Kemis Pernah Positif Corona, ini Ceritanya

  • Whatsapp
Camat Pasar Kemis Chaidir (kanan foto)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Camat Pasar Kemis Chaidir sudah menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang beberapa minggu, karena positif virus corona atau Covid-19 dan akhirnya dinyatakan sembuh.

Berdasarkan keterangan tertulis yang diterima radar24news, Camat Pasar Kemis Chaidir menceritakan awal saat dinyatakan positif Covid-19 hingga berjuang untuk sembuh.

Saat mengetahui dirinya postif Covid-19, Chaidir sempat khawatir virus itu menularkan kepada kelurganya. Chaidir benar-benar tidak menyangka terpapar Covid-19, sempat khawatir. Chidir akhirnya berusaha sembuh demi orang-orang yang disayanginya.

Awal mula dinyatakan positif Covid

Chaidir mengaku, tidak tahu pertma kali terpapar Covid-19. Namun pada suatau hari diinya merasakan tidak enak makan, semua makanan terasa pahit. Akhirnya dirinya memutuskan untuk melakukan rapid tes dan hasilnya rektif. Selanjutnya, dirinya dilakukan swab tes PCR dan hasilnya positif Covid-19.

“Saya kurang tahu pertama kali terpapar dimana, karena sebelum dinyatakan positif Covid-19 sering menghadiri acara warga, seprti sosialisasi Covid-19 di wilayah Kecamatan Pasar Kemis,” katanya.

Baca juga: Camat Pasar Kemis Positif Corona, Besok Pelayanan Ditutup 3 Hari

Setelah tahu positif Covid-19

Chaidir mengatakan, tidak merasa takut atau panik saat itu, namun dirinya khawatir virus yang ada didalam tubuhnya menularkan kepada keluarga tercinta dan pegawai di Kantor Kecamatan Pasar Kemis, namun khawatiran itu hilang seiring dengan diketahui bahwa keluarga dan pegawai kantor Kecamatan Pasar Kemis negative Covid-19.

“Saya tak merasakan rasa takut atau panik saat itu, cumin rasa khawatir itu ada. Khawatir keluarga dan pegawai kantor Kecamatan Pasar Kemis juga ikut positif. Alahmdulillah, ternyata mereka tidak ada yang positif,” ujarnya.

Gejala yang dirasakan

Chaidir mengaku tidak merasakan kejaga Covid-19, seperti panas, deman dan apapun. Namun saat itu, dirinya merasakan apapun yang dimakan rasanya tidak enak dan pahit.

“Saya tidak merasakan gejala apapun, tapi perasa terasa pahit. Jadi makan apapun ga enak, rasanya pahit,” ungkapnya.

Selama dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang

Chaidir mengatakan, selama menjalani isolasi dan perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang pemeriksaan dilakukan sangat teliti dan memuaskan. Saat itu, dirinya selalu dicek suhu, cek darah, jantung dan juga pernapasan setiap hari. Kemudian diberi obat dan diberikan motivasi oleh tenaga medis di ruamh sakit.

“Selama dirawat disana, Alhamdulillah organ tubuh hasilnya normal, tetapi untuk darah ada kandungan virus Covid-19 di dalam darah. Setelah dirawat Sembilan hari saya dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang,” ungkapnya.

Pesan untuk masyarakat

Chaidir mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Saya mengimbau ke masyarakat untuk tidak abai menerapkan protokol kesehatan karena virus corona itu memang ada dan saya sendiri yang pernah merasakan,” pungkasnya. (imron)

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *