BK Selidiki Kasus Dugaan Oknum Anggota DPRD Lebak Aniaya Istri Siri

  • Whatsapp
BK Selidiki Kasus Dugaan Oknum Anggota DPRD Lebak Aniaya Istri Siri
Ketua BK DPRD Kabupaten Lebak Hasan Gaos (dok)

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Badan Kehormatan (BK) Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak akan melakukan penyilidikan kasus dugaan penganiayaan terhadap istri siri yang melibatkan salah satu anggota dewan berinisial TJ. Penylidikan itu akan dimulai dengan memanggil oknum dewan tersebut.

Ketua BK DPRD Kabupaten Lebak, Hasan Gaos mengaku, sudah mengetahui kasus dugaan penganiayaan istri siri yang melibatkan salah satu anggota DPRD Lebak dari berita berbagai media. Hasan Gaos merasa prihatin, jika kejadian tersebut benar. Sebab, seharusnya suami bisa mengayomi dan melindungi istrinya.

Bacaan Lainnya

“Saya dapat informasi terkait itu (kasus dugaan penganiayaan) pada Sabtu (4/9/2012) sore, awalnya sempat tidak percaya. Tapi bila itu benar, sangat di sayangkan. Suami kan seharusnya mengayomi dan melindungi istrinya,” tutur pria yang akrab dipanggil Gaos melalui telepon, Minggu (5/9/2021).

Baca juga: Diduga Lempar Batu, Oknum Anggota DPRD Lebak Dilaporkan ke Polisi

Menurut Gaos, BK akan segera melakukan penyilidikan untuk mengetahui kebenaran informasi yang ramai diberitkan sejumlah media tersebut, dengan berkoordinasi terlebih ke Ketua Fraksi dan anggota DPRD tersebut.

“Rencananya, kita ingin pastika terlebih dahulu. Mungkin akan koordinasi dengan Ketua fraksinya terlebih dahulu sejauh mana, apakah di proses hukum atau bagaimana,” terangnya.

Gaos menambahkan, BK akan memproses sesuai dengan tata cara beracara yang berlaku jika anggota DPRD tersebut benar melakukan penganiayaan atau kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sebaliknya, jika itu tidak benar. BK tidak akan melakukan proses apapun.

“Informasinya dugaan kasus penganiayaan itu kan dilaporkan ke polisi, nah kita tunggu dulu bagimana kelanjutanya,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang oknum anggota parlemen Kabupaten Lebak berinisial TJ dilaporkan salah seorang perempuan berinisial ED (23) ke Polres Lebak, Sabtu (4/9/2021). TK dilaporkan atas dugaan penganiayaan atau KDRT.

Namun TJ membantah tuduhan tersebut. Menurutnya, dia datang ke sebuah café tersebut karena ada urusan sama mitra kerjanya. Namun tiba-tiba ED datang dan melempar mobil miliknya memakai batu bata hingga rusak.

“Saat itu, saya berusaha untuk menakis serangan dia (ED). Tapi dia terus memukuk dan menyeret saya. Dia datang langsung menyerang membabi buta sebari berteriak-teriak, karena menyaksikan dia merusak mobil. Akhirnya, batu bata tersebut saya lempar lagi ke mobil milik dia (ED),” singkatnya. (angga/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.