Balon Kades di Kabupaten Tangerang Latihan TKD

  • Whatsapp
Balon Kades di Kabupaten Tangerang Latihan TKD
Balon Kades di Kabupaten Tangerang Latihan TKD

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Ratusan calon kepala desa di Kabupaten Tangerang mengikuti simulasi Test Kemampuan Dasar (TKD) di kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Gading Serpong, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Tangerang Dadan Gandana mengatakan, simulasi TKD dengan memakai sistem computer assisted test (CAT) diikuti oleh seluruh balon kades yang akan mengikuti gelaran Pemelihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2021.

“Kita sedang memberikan simulasi ke 397 Balon Kades, sebelum mengikuti test kemampuan dasar seperti ruangan, komputer, dan alat pendukung lainnya serta protokol kesehatan,” kata Dadan berdasarkan keterangan tertulis diterima radar24news.com, Kamis (6/5/2021).

Baca juga: Waspada, Corona Jenis Baru Muncul di Kabupaten Tangerang

Ditempat terpisah, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Tangerang, Hery Heryanto mengatakan, Pelaksanaan Test Kemampuan Dasar (TKD) bakal calon kepala desa menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

“Sistem Computer Assisted Test (CAT) merupakan sesuatu yang baru yang digunakan Pilkades di Kabupaten Tangerang,” kata Hery.

Lanjut Hery yang juga aktif sebagai tenaga pengajar di sebuah perguruan tinggi ini melanjutkan, dalam hal ini Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang, menjadi tim independen pelaksanaan Test Kemampuan Dasar (TKD).

Sebelum memasuki tahap tersebut, bakal calon mengikuti pengenalan dan penyesuaian teknologi yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan.

“Jadi sebelum hari pelaksanaan, hari ini diadakan pengenalan dan penyesuaian teknologi bagi bakal calon. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Universitas UMN. Sehingga diharapkan pada hari H, dapat berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Hery berharap panitia dapat semaksimal mungkin menguasai peraturan perundang-undangan dan dapat bersikap netral selama persiapan hingga kegiatan pilkades ini dilaksanakan. Karena, panitia dinilai sebagai kunci keberhasilan dalam kegiatan ini.

Pada saat pelaksanaan, protokol kesehatan juga wajib diterapkan oleh semua pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Karena baru kali ini proses pemilihan dilaksanakan melalui proses prokes, demokratisasi di tingkat desa antusiasme masyarakatnya lebih tinggi, karena pilkades langsung berhubungan dengan yang bersangkutan,” pungkasnya.

Diketahui, pilkades pada tahun ini, diikuti oleh 77 desa di Kabupaten Tangerang. (ade maulana/imron)

  • Whatsapp

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.