Balap Liar Masih Marak di Tangerang, Pemerintah Diminta Fasilitasi Sirkuit

  • Whatsapp
Balap Liar Masih Marak di Tangerang, Pemerintah Diminta Fasilitasi Sirkuit
Aksi balap liar di depan PT Hino Motors Sales Indonesia, Jatiuwung, Tangerang. (dokumen salah seorang joki balap liar untuk radar24news)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Aksi balap liar masih marak di Tangerang, aktivitas aksi adu kebut ‘kuda besi’ salah satunya berlangsung di underpass atau terowongan Bitung, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang hingga depan PT Hino Motors Sales Indonesia, Jatiuwung, Kota Tangerang setiap Minggu dini hari.

Aksi balap liar ini justru mendapatkan respon menarik dari masyarakat. Ada yang tergangu dengan aksi ini. Namun ada juga yang menilai aksi balap liar ini sejatinya punya potensi jika dikembangkan. Sebagain masyarakat menuding, mereka yang melakukan balap liar ini dikarena tidak memiliki tempat untuk menyalurkan hobinya.

Bacaan Lainnya

Lalu bagimana komentar dari joki balap liar tersebut?

Salah seorang joki balap liar asal Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang yang minta namanya disamarkan, sebut saja Udin mengukapkan, aksi balap liar terpaksa dilakukan di Jalan Raya karena di Tangerang tidak ada fasilitas sirkuit. Selain itu, pemerintah daerah jarang menggadakan acara balap resmi.

“Jika sirkuit ada di Tangerang, saya yakin tak akan ada balap di jalan raya. Sebetulnya kami hanya menyalurkan hobi dan potensi yang dimiliki,” ungkap Udin saat ditemui radar24nes.com di salah satu bengkel di wilayah Pasar Kemis, Rabu (20/10/2021).

Sampai saat ini, menurut Udin, aksi balap liar masih digelar di beberapa tempat di Tangerang. Salah satunya di Jalan Raya Bitung hingga Hino Jatake. Sementara untuk di Jalan Raya Pemda, Kecamatan Tigaraksa sudah tidak ada karena kondisi jalanya kurang mulus.

“Setiap Minggu dini hari, kita sering balap di Hino Bitung mba (meyebut wartawan), kalau di Jalan Pemda sudah tidak ada, kan jalannya bergelombang sekarang,” terangnya.

Saat ditanya harapnnya, pemuda berusia 21 tahun ini berharap pemerintah untuk bisa mengakomodir hobi sejumlah pemuda di Tangerang. Dalam hal ini, yang senang dalam ketangkasan dalam berkendara.

“Harapanya, pemerintah menyalurkan hobi kami untuk dibuatkan sirkuit. Dan mengadakan balap resmi, meskipun setahun dua kali. Jika itu diwujudkan, saya yakin setidaknya bisa mengurangi aksi balap jalan raya,” harapnya. (mey)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.