Asyik Nyabu, 2 Wanita Cantik Mantan SPG Dibekuk Polisi, Ini Parasnya

  • Whatsapp
Asyik Nyabu, 2 Wanita Cantik Mantan SPG Dibekuk Polisi, Ini Parasnya
2 perempuan cantik ditahan petugas Polres Pandeglang setelah kedapatan pesta sabu dengan tiga teman lelaki mereka, Minggu (12/9/2021)

KABUPATEN PANDEGLANG RADAR24NEWS.COM-Wanita cantik berinisial SUH (22) dan NON (25) tidak mengira niatnya mengadakan pesta sabu-sabu berujung ke tahanan. Dua mantan Sales Promotion Girl (SPG) asal Kota Serang, Provinsi Banten digerebek Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pandeglang di sebuah kosan di Kampung Gardu Tanjak, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.

Selain mengamankan kedua wanita cantik itu, polisi juga membekuk tiga pria berinisial J (23), R (27) dan A (28). Selanjutnya, mereka dengan barang bukti (barbuk) narkotika jenis sabu seberat 0,16 gram dan 14 bukti ektasi dibawa ke Mapolres Pandeglang.

Bacaan Lainnya

Kapolres Pandeglang AKBP Belny Warlansyah mengungkapkan, penangkapan kelima pelaku penikmat narkoba jenis sabu dan ektasi itu berawal dari laporan dari masyarakat. Dimana, warga merasa resah dengan maraknya peredaran narkotika di lingkungannya.

Setelah mendapatkan informasi itu, tim Satresnarkoba Polres Pandeglang langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan untuk membongkar kasus peredaran narkotika.

“Tim Satresnarkoba beberapa hari untuk membongkar kasu ini, karena para pemakain dan pengedar terkenal licin,” terangnya, Minggu (12/9/2021).

Baca juga: Melawan Saat Ditangkap, Kaki DPO Curanmor Ditembak di Pandeglang

Peyelidikan mulai menemui titik terang, setelah diketahui bahwa sebuah kontrakan di wikalah Gardu Tanjak sering dipakai untuk pesta narkoba. Akhirnya, petugas bergerak dan menggerebek kontrakan tersebut dan didapati kelima pelaku, dimana 2 diantarnya wanita cantik sedang pesta narkoba.

“Disaksikan warga setempat, kami menemukan sabu seberat 0,16 gram dan 14 butir ektasi dari lokasi pegerebekan,” ungkap Belny.

Belny menegaskan, kasus penyalagunaan narkotika ini akan terus dikembangkan hingga bisa menemukan pemasok barang haram tersebut. Oleh karena itu, Belny meminta kepada kelima pelaku untuk terbuka untuk menyampaikan pemasok narkotika tersebut.

“Kita sedang mengembangkan kasus ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kasatnaroba Polres Pandeglang AKP Ahmad Denny menambahkan, kelima pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Pandeglang. Terhadap mereka, kata Ahmad, pihaknya menjerat dengan pasal 114 (1) sub pasal 112 (1) Jo pasal 132 (1) Jo pasal 131 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika jo Pasal 55 (1) Ke 1 KUHP.

“Ancaman pidannya, diatas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (angga/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.